• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Tuesday, 10 March 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home PEOPLE

Bung Karno dalam Tembang Macapat

23 Jun 2017
in PEOPLE
Reading Time: 1 min read
0
Bung Karno dalam Tembang Macapat

Orang-orang yang bergelut dalam Komunitas Macapat se-Eks Karsidenan Kediri memiliki cara tersendiri untuk memperingati haul Presiden pertama Indonesia, Soekarno, pada Rabu, 21 Juni 2017. Melalui tembang Macapat, mereka mengisahkan setiap jengkal perjalanan hidup Soekarno.

Mereka datang dari berbagai daerah, berduyun-duyun memenuhi Ndalem Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, rumah tempat salah satu Proklamator kemerdekaan Indonesia melewati sebagian masa kecilnya. Tak lama kemudian, senandung Macapat terdengar nyaring memenuhi seisi ruangan.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Kiai Ngliman, Guru Ngaji Pemberontak Tanam Paksa di Nganjuk

Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

Dari Fujian Cina, Suku Hokkian Bertahan di Kediri

Fase perjalanan hidup Soekarno, sebagaimana yang sudah tercantum dalam sejarah, dikonversi menjadi lirik-lirik berbahasa Jawa. Masa di mana Soekarno lahir, tumbuh dewasa, hingga meninggal dunia dilantunkan secara rapi dan detail menurut langgam pakem bertahap dalam Macapat.

“Peserta yang ikut dalam acara ini di antaranya grup Macapat dari Kediri, Blitar, dan Tulungagung,” kata Bukhori salah seorang anggota Komunitas Macapat Panji Saputro Kediri.

Bukhori menambahkan, sebenarnya berbagai grup Macapat ini rutin berkumpul di Ndalem pojok tiap sebulan sekali, tepatnya pada malam Kamis Pon. Namun, secara khusus agenda ini dilakukan untuk mengenang dan meneladani perjuangan Soekarno pada kemerdekaan Indonesia.

Menyimak kisah Bung Karno yang dilantunan dalam tembang Macapat. (Foto: Faqihuddin Amani)

Terlihat seluruh peserta menyimak dengan seksama lirik-lirik yang dibawakan secara bergantian tersebut. Benda-benda peninggalan Soekarno dan Soemosewojo, ayah angkat Soekarno, yang terpajang hampir di seluruh sudut ruangan, turut menambah aura kesakralan peringatan meninggalnya sosok Proklamator yang ke empat puluh tujuh.

“Saya mengapresiasi para aktivis Macapat yang masih punya semangat tinggi dalam rangka menjaga kelestarian budaya asli Indonesia ini,” ujar salah seorang peserta, Darsimi.

Lebih lanjut Darsimi berharap, lewat tembang Macapat tentang Soekarno itu, rasa kebangsaan dalam sanubari dapat tumbuh. Sekaligus bisa mengilustrasikan bagaimana jatuh-bangunnya masa-masa perjuangan Soekarno.

Netizen: Faqihuddin Amani

Editor: Kholisul Fatikhin

Tags: Bung Karnokulturmacapatpeoplesitus bung karnotembang
Previous Post

FORSCOOK Kembali Santuni Panti Asuhan

Next Post

Tradisi Takbir Keliling Santri Ar-Rohmaan

Next Post
Tradisi Takbir Keliling Santri Ar-Rohmaan

Tradisi Takbir Keliling Santri Ar-Rohmaan

Halal Bi Halal FORSCOOK, Perkuat Solidaritas Penunggang Vespa

JELAJAHI

  • BISNIS (111)
  • DESTINASI (114)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (224)
  • PEOPLE (246)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA