• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Saturday, 17 January 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home BISNIS

Motif Batik Khas Kediri Perlu Dipatenkan

02 Aug 2021
in BISNIS
Reading Time: 2 mins read
0
Motif Batik Khas Kediri Perlu Dipatenkan

SEIRING dengan keberadaan batik yang hingga sekarang masih lestari, beragam motif kini juga terus bermunculan. Berbagai inovasi corak batik di antaranya lahir dari kearifan lokal di masing-masing daerah. Termasuk, di kawasan Kediri, Jawa Timur. Di kawasan terbelah arus Sungai Brantas ini, bentuk motif batik diambil dari kekayaan kisah sejarah, tradisi, dan budaya.

“Motif batik Kediri kebanyakan terinspirasi dari situs-situs cagar budaya seperti Candi Tegowangi, Candi Surowono, dan Totok Kerot,” Hery Setiawan, pengrajin batik Lochatara, Kamis 8 Juli, 2021.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

Pemilik gerai batik di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri itu mengatakan, jika terdapat panil relief yang mengandung unsur naratif serta secara estetika menarik, maka ditransformasikan ke motif batik. Munculnya ide menaruh relief ke batik itu akan semakin memperkaya corak batik khas Kediri. Sebelumnya, motif batik Kediri yang telah dikenal masyarakat di antaranya Simpang Lima Gumul, kuda lumping, mangga podang, nanas Kelud, labu madu, dan Sri Aji Jayabaya. 

Motif-motif batik tersebut tidak hanya sekadar menambah kesan indah saja. Di balik keindahan itu ada pesan yang ingin disampaikan. Salah satunya, yaitu mengenalkan kekayaan budaya yang ada di Kediri. Dengan upaya tersebut, harapannya budaya Kediri bisa populer hingga ke Mancanegara, seperti halnya cerita panji yang sudah dikenal di dunia internasional.

“Sayangnya, hingga kini motif batik khas Kediri belum ada yang dipatenkan,” kata Adi Putra Wijaya, pengrajin batik Asta Dadapan Indah.

Menurutnya, setiap inovasi dari pengrajin batik seperti perpaduan warna, jenis kain,dan ukuran motif, harusnya juga mulai didokumentasi. Dia berharap kreativitas dari para pengrajin dalam memperkaya batik khas Kediri mendapat perhatian dari Pemerintah Kota maupun Kabupaten Kediri. Salah satunya, mulai ada upaya untuk mematenkan motif.

“Jika motif batik Kediri sudah dipatenkan, masyarakat akan lebih bangga terhadap batik lokal dan semakin mencintai budaya Kediri,” ujar Adi.

Upaya itu harapannya juga semakin mendekatkan batik dengan kebudayaan masyarakat Kediri. Sehingga, pelestarian batik dapat mengikuti perkembangan zaman dan bisa terus diwariskan ke generasi mendatang.

Seperti diketahui, pada 2 Oktober 2009, Batik Indonesia resmi ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan Nonbendawi atau Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity dari UNESCO. Predikat tersebut layak diberikan karena berbagai ilmu membuat batik seperti cara mencanting, merangkai desain motif, dan cara pewarnaan, terus dikembangkan sampai sekarang. (Laelatul Kaderiah, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP Kediri, sedang magang di Kediripedia.com dalam Program Kampus Merdeka Kemendikbud)

Tags: #batik#Bisnis#headline#Kediri
Previous Post

Kekerasan Terhadap Wartawan di Suatu Era, Sebuah Catatan yang Hendak Dibukukan

Next Post

Menonton Kehidupan Orang Jawa Kuno Melalui Relief Candi Tegowangi

Next Post
Menonton Kehidupan Orang Jawa Kuno Melalui Relief Candi Tegowangi

Menonton Kehidupan Orang Jawa Kuno Melalui Relief Candi Tegowangi

Karung Goni Kediri Merajai Pasar Dunia di Era Kolonial

Karung Goni Kediri Merajai Pasar Dunia di Era Kolonial

Discussion about this post

JELAJAHI

  • BISNIS (110)
  • DESTINASI (112)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (223)
  • PEOPLE (242)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA