• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Monday, 19 January 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home KULTUR

Tak Ada Kata Tua Untuk Bermain Ketoprak

25 Sep 2017
in KULTUR
Reading Time: 2 mins read
0
Tak Ada Kata Tua Untuk Bermain Ketoprak

Pementasan ketoprak pernah melalui masa emas. Di era tahun 1970-1980an seni pertunjukan ini populer dan digandrungi masyarakat. Kini, pagelaran seni peran kian sulit dijumpai. Meski demikian, di Kediri masih ada sekelompok orang yang menaruh perhatian pada eksistensi ketoprak.

Seni drama tradisional asli Indonesia sangat banyak ragamnya. Antara lain ludruk, lenong, dan wayang orang. Ketoprak p unya ciri khas tersendiri, yaitu pementasannya berdasar pada cerita legenda atau dongeng dari tanah Jawa dan kisah saduran dari banyak tempat. Selain itu, iringan musik gamelan dan geber juga menjadi identitas dari ketoprak.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Rampogan Macan, Panggung Pembunuhan yang Memicu Punahnya Harimau

Laksamana Laut Makassar yang Terasing di Pegunungan Malang

Candi Tuban, Situs Arkeologi di Tulungagung yang Dihancurkan Saat Tragedi 1965

Sabtu, 23 September 2017 malam, mereka yang tergabung dalam grup Ketoprak Karang Werda menampilkan aksinya. Bertempat di halaman kantor kelurahan, pementasan itu merupakan salah satu acara dalam peringatan suroan yang diselenggarakan oleh Kelurahan Semampir, Kota Kediri. Sebelum naik panggung semua pemain sibuk merias diri. Mereka berdandan layaknya orang-orang kerajaan tempo dulu. Ketika semua dirasa beres, lakon “Ande Ande Lumut” siap dimainkan.

“Kami melakukan persiapan selama satu bulan penuh,” kata Didik Efendi, sutradara sekaligus pemain dalam lakon yang sudah populer itu.

Seluruh anggota Ketoprak Karang Werda rata-rata berusia di atas lima puluh tahun, tapi semangat dan jiwa mereka masih seperti remaja. Para anggotanya berasal dari bermacam unsur dalam masyarakat. Seperti Desi Endang, seorang pengusaha katering, kemudian Sunyoto yang sehari-hari berprofesi sebagai guru, dan Aris seorang pembuat tas rajut. Kurang lebih ada lima puluh warga yang bergabung dalam seni sandiwara ini. Mereka tetap teguh menghadirkan kembali ketoprak ke tengah-tengah masyarakat, setelah beberapa tahun belakangan nyaris punah.

Proses penggarapan seni ketoprak ini cukup rumit. Dimulai dari latihan hingga siap pentas harus dilakukan serius. Pengorganisasian puluhan orang menjadi hal yang menantang, karena melibatkan para lansia. Tiap elemen dalam ketoprak, semisal tentang dialog, penjiwaaan karakter, serta iringan musik gamelan harus dilakukan bersama-sama.

Selama pertunjukan digelar mereka benar-benar tampil maksimal. Seluruh pikiran dikerahkan untuk menjiwai setiap peran. Antusiasme penonton yang memadati halaman kelurahan membuat kerja keras grup Ketoprak Karang Werda ini pun terbayar.

Lakon “Ande Ande Lumut”, yang berkisah tentang Panji Asmorobangun dan Putri Sekartaji ini, berhasil menyita perhatian ratusan pasang mata. Sepanjang acara, dari anak-anak hingga orang tua tak beranjak dari tempat duduk. Penonton menikmati tiap adegan demi adegan, bahkan tertawa lepas ketika humor segar dilontarkan.

Para pemain dari Ketoprak Karang Werda dengan lakon Ande Ande Lumut

Sebelum pementasan para pemain sempat khawatir jika sepi penonton. Namun mereka bersyukur dengan banyaknya masyarakat yang datang.  Kehadiran mereka menjadi obat bagi siapapun yang merindukan kehadiran ketoprak.

Didik beserta puluhan anggota lain berharap, ketoprak kembali menjadi pilihan tontonan masyarakat seperti beberapa dekade silam. Ada unsur edukasi dalam setiap adegan lakon ketoprak. “Dari ketoprak kita bisa belajar membedakan mana yang baik dan mana yang buruk,” kata Didik.

Kesusksesan pementasan ketoprak ini tidak lepas dari dukungan pihak Kelurahan. Menurut Kepala Kelurahan Semampir, Muhammad Ayub, sejak setahun yang lalu pihaknya mendorong aktivitas Ketoprak Karang Werda. Grup itu lahir dari inisiatif warga sekitar yang menggemari ketoprak. “Kami merasa perlu mendukung karena selain menjadi hiburan warga, juga merupakan upaya melestarikan budaya leluhur,” kata Ayub. (Kholisul Fatikhin)

Tags: #headline#tradisionalketoprakkulturseni
Previous Post

Toko Kue Buatan Koki dari Tokyo dan Paris

Next Post

Lewat Bali, Para Perupa Gorontalo Go Internasional

Next Post

Lewat Bali, Para Perupa Gorontalo Go Internasional

Peduli Lingkungan, Gudang Garam Serahkan Bantuan Sarana Kebersihan

Peduli Lingkungan, Gudang Garam Serahkan Bantuan Sarana Kebersihan

JELAJAHI

  • BISNIS (110)
  • DESTINASI (112)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (223)
  • PEOPLE (242)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA