MENJELANG libur panjang Isra Mi’raj dan Tahun Baru imlek, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri menggelar monitoring harian harga di sejumlah pasar tradisional. Kegiatan tersebut digelar untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Salah satu lokasi pemantauan yaitu di Pasar Setono Betek. Kegiatan ini rutin dilakukan ketika menjelang perayaan hari besar. Hasil pemantauan akan dilaporkan ke Badan Pangan Nasional (BAPANAS) sebagai bahan pengambilan kebijakan, baik bagi Pemerintah Pusat maupun daerah.
“Monitoring harian ini kita lakukan untuk mengetahui perkembangan harga komoditas bahan pokok di pasar, serta menentukan langkah-langkah intervensi apabila diperlukan,” terang Moh Ridwan, Kepala DKPP Kota Kediri.
Ridwan menambahkan, hasil pemantauan Tim Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan, harga pangan di Kota Kediri dalam kondisi stabil. Mereka tidak menemukan kenaikan harga, kecuali cabai merah besar. Namun, tiga komoditas tertentu berstatus waspada. Misalnya, Minyakita, minyak goreng curah, dan bawang putih bonggol.
Beberapa komoditas yang turun harga berupa daging ayam ras dengan harga Rp.33.597, telur ayam ras Rp.24.636, bawang merah Rp.31.699, cabai merah keriting Rp.48.139, dan tomat Rp.10.667. Sedangkan cabai merah besar mengalami kenaikan dengan harga sekarang Rp.60.167.
DKPP menilai penurunan tersebut dikarenakan pasokan komoditas di akhir bulan Januari dalam kondisi aman. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan mulai awal tahun guna menjaga kestabilan harga.
Kondisi harga dan pasokan tersebut berguna untuk mengukur skala komoditas. Selanjutnya, ukuran itu ditetapkan indikator apakah komoditas dalam kondisi aman atau waspada bahkan intervensi. Dari upaya itu, Gerakan Pangan Murah juga akan dilakukan dengan mempertimbangkan periode waktu, misalnya saat menjelang hari raya keagamaan.
“Kalau momen Isra’ Mi’raj dan Imlek yang sebentar lagi akan datang itu tidak memberikan dampak kenaikan harga yang signifikan,” ujarnya.
Melalui kegiatan hari ini, Ridwan berharap informasi yang disajikan Pemkot Kediri dapat bermanfaat bagi masyarakat. Mereka dapat mempertimbangkan dalam berbelanja sehingga tidak terjadi panic buying. (Dimas Eka Wijaya)







Discussion about this post