• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Friday, 24 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home SURYAPEDIA

Koreografi Ande-ande Lumut Memeriahkan Apeksi Nite Carnival

18 Jul 2025
in SURYAPEDIA
Reading Time: 2 mins read
Koreografi Ande-ande Lumut Memeriahkan Apeksi Nite Carnival

Penampilan kontingen Gudang Garam pada Apeksi Nite Carnival. (Foto: Humas GG)

JALAN Dhoho Kota Kediri dipenuhi lampu warna-warni pada perayaan Apeksi Nite Carnival pada Kamis malam, 17 Juli 2025. Sepanjang acara, ribuan masyarakat berdesak-desakan di trotoar jalan. Sorak sorai penonton seketika pecah, ketika kontingen PT Gudang Garam Tbk menampilkan koreografi Ande-Ande Lumut dari warisan besar Cerita Panji.

Pagelaran budaya tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-1146 Kota Kediri, serta menyambut Muskomwil IV ke-13 APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia). Selain Gudang Garam, karnaval budaya diisi penampilan delegasi 13 kota anggota Komwil IV serta jajaran OPD Pemerintah Kota Kediri.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Kisah Cinta Nyi Roro Kidul Dipersembahkan di Dhoho Night Carnival

Tepat di Hari Pahlawan, Bandara Dhoho Kediri Membuka Rute Penerbangan Internasional

Mulai 10 November 2025, Bandara Dhoho Kembali Melayani Rute Penerbangan Kediri-Jakarta

“Dukungan terhadap Apeksi Night Carnival adalah komitmen Gudang Garam melestarikan budaya lokal, memperkuat identitas daerah, serta mengangkat potensi Kediri di mata nasional dan internasional,” tulis siaran pers yang diterima Kediripedia.com melalui Kabid Humas PT. Gudang Garam Tbk, Iwhan Tri Cahyono.

Parade kontingen Gudang Garam dipimpin oleh dua orang berkostum Panji Asmarabangun dan Dewi Sekartaji. Mereka saling mencari dalam penyamaran, melewati ujian, dan akhirnya dipersatukan oleh cinta sejati. Kisah itu bermakna keteguhan, keberanian, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai itu menjadi fondasi dari perjalanan panjang Gudang Garam.

Kisah ini bukan hanya romansa, tapi juga perwujudan “Surya”, yang dalam filsafat Jawa disebut Dahana yaitu api yang menyala. Hal inilah yang tercermin dalam slogan Gudang Garam: “Kita Adalah Surya”. Sebuah semangat yang terus menyala, membara di tengah tantangan, dan menjadi sumber inspirasi untuk terus melangkah maju bersama masyarakat Kediri dan Indonesia.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin meninjau langsung kesiapan kota untuk menyambut rangkaian acara APEKSI — mulai dari Bandara Dhoho, Taman Brantas, hingga jalur utama karnaval budaya. Dalam semangat yang sama, PT Gudang Garam mendukung penuh sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menyukseskan agenda nasional ini.

Apeksi Night Carnival yang diwarnai tari kolosal Romansa Sekartaji, karnaval budaya, dan partisipasi seluruh delegasi Komwil IV APEKSI, bukan hanya sekadar perayaan hari jadi. Ia adalah panggung di mana Kediri menyuarakan identitasnya sebagai daerah yang kaya sejarah, budaya, dengan semangat yang menyala. (Kholisul Fatikhin)

Tags: #headline#Kediri#suryapedia
Previous Post

Menguak Istana Kerajaan Kediri yang Hilang di Kawasan Pecinan

Next Post

Kediripedia Menerima Program IMA 2.0 yang Digelar TEMPO, Tempo Institute, dan AMSI

Next Post
Kediripedia Menerima Program IMA 2.0 yang Digelar TEMPO, Tempo Institute, dan AMSI

Kediripedia Menerima Program IMA 2.0 yang Digelar TEMPO, Tempo Institute, dan AMSI

Pelestari Pohon Purba di Cagar Alam Gunung Kelud

Pelestari Pohon Purba di Cagar Alam Gunung Kelud

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA