• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Friday, 24 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home KOMUNITAS

Dari Workshop HAM, Kediri Mendambakan Perdamaian Dunia Persilatan

23 Apr 2026
in KOMUNITAS
Reading Time: 2 mins read

Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur. (Foto: Dimas Eka Wijaya)

GESEKAN antarperguruan silat di Kabupaten Kediri dinilai masih menjadi persoalan yang sulit diredam. Tingginya egosentris antar kelompok disebut sebagai pemicu utama gesekan yang kerap muncul di masyarakat.

“Berbagai upaya mediasi telah dilakukan, tapi belum mampu menghadirkan perdamaian yang benar-benar permanen,” kata Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa, saat membuka acara Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) pada Rabu, 22 April 2026 di Hotel Grand Surya Kediri.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Komunitas Film Galang Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Alumni Aktivis Pers Mahasiswa Berkumpul di Malang, Bahas Kondisi Bangsa

KSF 8 Menandai Perjalanan Satu Dekade Forum Scooterist Kediri (FORSCOOK)

Pada kegiatan yang digelar oleh Kementerian HAM Kantor Wilayah Jawa Timur itu, Dewi menerangkan bahwa konflik masih kerap muncul. Salah satu pemicunya terdapat kelompok yang merasa lebih tinggi dibanding lainnya. Kondisi tersebut membuat gesekan mudah terjadi, meski komunikasi antarpihak telah difasilitasi.

Meski demikian, dia optimis persoalan ini dapat diselesaikan bertahap. Harapannya,  seluruh pihak mampu membangun sikap saling menghargai untuk meredam konflik, agar tak terus berulang.

“Semoga kita bisa saling menghargai, melengkapi, menjaga, dan menghormati antar sesama,” tambah Dewi.

Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) di Hotel Grand Surya Kediri. (Foto: Dimas Eka Wijaya)

Workshop penguatan HAM di Kediri diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Mulai dari komunitas hingga forum keagamaan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur, Toar R.E Magaribi, menyebut penguatan pemahaman HAM menjadi salah satu strategi untuk mencegah konflik sosial. Termasuk yang melibatkan kelompok perguruan silat.

“Daripada memadamkan konflik, lebih baik kita cegah sejak awal,” kata Toar.

Dia menambahkan, menghargai sesama bukan hal mudah untuk diwujudkan. Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan praktik diskriminasi dapat ditekan dan toleransi yang nyata bisa terbangun di tengah masyarakat.Harapannya, program ini bisa mengubah cara pandang masyarakat untuk saling menghargai sesama. 

Menurut Toar, pendekatan preventif melalui edukasi HAM penting untuk membangun kesadaran masyarakat terkait kesetaraan, penghormatan, dan perlindungan hak setiap individu. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip Pancasila. 

Penanganan kasus HAM selama ini masih sering bergantung pada viralitas di ruang publik. Pihaknya mendorong masyarakat lebih aktif melaporkan dugaan pelanggaran HAM melalui call center 150145, Whatsapp 082172222610.

Dia berharap, peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi perpanjangan tangan menyebarkan pemahaman HAM di lingkungan masing-masing. Baik itu di komunitas, lembaga, maupun pondok pesantren. Selain itu, masyarakat diimbau tidak mengungkit konflik lama yang berpotensi memicu ketegangan baru, melainkan fokus pada upaya menjaga hubungan harmonis. (Dimas Eka Wijaya)

Tags: #headline#Kediri
Previous Post

Pemicu Kota dan Kabupaten Kediri Terpisah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA