• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Monday, 20 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home BISNIS

Belanja di Pasar Malaysia Pakai Bahasa Jawa

09 Nov 2017
in BISNIS
Reading Time: 2 mins read
Belanja di Pasar Malaysia Pakai Bahasa Jawa

Selain Kuala Lumpur sebagai ibu kota negara, ada satu lagi kawasan yang berkembang pesat di Malaysia. Daerah yang dimaksud yaitu kota Johor Bahru, wilayah paling selatan di Semenanjung Malaya.

Di Johor Bahru denyut perputaran ekonomi yang paling terasa berada di Larkin Central. Tepatnya di Jalan Garuda, Johor Bahru, Johor, Malaysia. Larkin Central punya fungsi ganda. Sebagai terminal tempat lalu-lalang kendaraan umum antarkota di Malaysia, bahkan melayani perjalanan antarnegara seperti ke Singapura dan Thailand Selatan. Di samping itu, tempat ini juga jadi pasar pilihan masyarakat dalam menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

Masyarakat Johor Bahru, biasa menyebut pasar di kawasan Larkin Central dengan Pasar Besar Larkin. Sudah ramai pembeli pada jam 3 pagi, kemudian berangsur sepi kala waktu beranjak siang menjelang sore. Ada 225 lapak berada di pasar yang sempat direhab pada tahun 2010 itu. Beragam keperluan memasak seperti ikan, sayuran, daging, buah dan rempah-rempah tersedia di pasar ini.

Seperti umumnya pasar tradisional yang ada di Indonesia, pedagang di sana juga banyak yang menjual tempe, daun pepaya, daun singkong, dan jengkol. Dari sekian banyak pedagang, lapak milik Rusdi bin Abu Bakar ini terlihat berbeda. Di tempat ia berdagang, tumpukan sayur dan rempah lebih lebat dari pada yang lain. Dagangannya ada yang ditaruh dalam box dan sebagian digantung.

Daftar dagangan Encik Rusdi, Pasar Besar Larkin, Johor Bahru, Malaysia

“Kalau mau cari kluwek untuk memasak rawon, di sini juga ada,” kata pria yang akrab disapa Encik Rusdi, Rabu Pagi, 8 November 2017.

Selain kluwek, di gerainya juga tersedia daun kemangi, daun salam, belimbing wuluh, dan kencur. Rusdi, pria berkacamata ini mengatakan, ia berasal dari Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ia menikah dengan orang Bandung dan sudah dikaruniai tiga orang anak.

Pria ini akrab disapa Encik Rusdi, asal Maospati, Magetan.

Rusdi sudah bekerja di sana selama 28 tahun dan  sudah menjadi warga negara Malaysia. Meski begitu, ia masih fasih bertutur menggunakan bahasa Jawa. Wajar saja demikian,  ketika pembeli yang berasal dari Jawa singgah ke gerainya, ia tak segan melayani si pembeli dengan bahasa Jawa.

Malaysia masih menjadi tujuan berkarya bagi orang-orang Indonesia. Barangkali bukan hanya Encik Rusdi yang berjualan di sana. Tidak menutup kemungkinan, ada juga orang Kediri yang berdagang buah di Kuala Lumpur, orang Tulungagung yang berdagang roti di Kelantan, atau orang Ponorogo yang berdagang sate di Selangor. (Kholisul Fatikhin, Estu Murniningtyas-Malaysia)

Tags: #Bisnismalaysia
Previous Post

Mendaki Kelud Lewat Punggung Naga

Next Post

Mengungkap Hubungan Tan Malaka dan KH Hasyim Asy’ari

Next Post
Mengungkap Hubungan Tan Malaka dan KH Hasyim Asy’ari

Mengungkap Hubungan Tan Malaka dan KH Hasyim Asy’ari

Membaca Relief Candi Borobudur Sebagai Kitab Pluralisme

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA