• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Thursday, 11 December 2025
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Warga Kota Kediri Kini Bisa Mengurus Izin Usaha di Kantor Kelurahan

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Warga Kota Kediri Kini Bisa Mengurus Izin Usaha di Kantor Kelurahan

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home KOMUNITAS

Membaca Relief Candi Borobudur Sebagai Kitab Pluralisme

11 Nov 2017
in KOMUNITAS
Reading Time: 2 mins read
0

Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2017 akan segera digelar. Acara tahunan ini, sudah menginjak tahun ke enam. Mengusung tema “Gandawyuha dan Pencarian Religiusitas Agama- Agama Nusantara” rangkaian acara BWCF 2017 akan dilaksanakan di Yogyakarta dan sekitarnya.

Agenda Borobudur Writers & Cultural Festival adalah festival tahunan yang diselenggarakan oleh Samana Foundation, sebagai wahana bertemunya para penulis, pekerja kreatif serta aktivis budaya.  Acara ini memuat dialog lintas batas dan pemahaman interkultural yang berbasis pada pengembangan ilmu pengetahuan dari berbagai khazanah.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Alumni Aktivis Pers Mahasiswa Berkumpul di Malang, Bahas Kondisi Bangsa

KSF 8 Menandai Perjalanan Satu Dekade Forum Scooterist Kediri (FORSCOOK)

RSUD Itu Reggae Sejak Usia Dini, Band Anak yang Melejit

Acara ini akan dilaksanakan tanggal 23-25 November 2017. Ada banyak lokasi yang akan digunakan dalam acara ini. Di antaranya Grand Inna Malioboro Yogyakarta, Manohara Centre of Study Borobudur Magelang, Lapangan Kenari dan Panggung Akshobya Candi Borobudur serta Pendopo Royal Ambarukmo Yogyakarta.

Untuk pertama kalinya Gandawyuha akan dibahas secara khusus dalam sebuah seminar. Gandawyuha adalah cerita yang terpatri di dinding lorong ke 2, 3, dan ke 4 Candi Borobudur. Relief ini merupakan sutra besar Agama Buddha Mahayana dan menjadi inti dari Borobudur. Isinya  berkisah tentang kemajemukan religi, toleransi dan pluralisme agama yang tinggi.

Dalam semangat keberagaman tersebut akan dibahas pelbagai keyakinan penghayat di bumi nusantara mulai dari Marmalim di Batak, Sunda Wiwitan di Sunda, Kejawen di Jawa, Kaharingan di Kalimantan, serta Marapu dan Lamaholot di Flores.

“Ini adalah sebuah proses penerjemahan atas gagasan-gagasan besar yang sudah waktunya ditarik menjadi praktek-praktek sederhana dalam kehidupan,” tutur Seno Joko Suyono,  penggagas acara dan salah satu pendiri Samana Foundation, Jumat, 10 November 2017. Selain Seno, pendiri lainnya adalah Yoke Darmawan, Dorothea Rosa Herliany, Wicaksono Adi, dan Imam Muhtarom.

Samana Foundation  merupakan lembaga nirlaba yang concern pada pengembangan budaya. Program-program  yang digulirkan, berkaitan dengan pengalaman sejarah Nusantara yang sangat beragam. Dalam bahasa Sanskerta, arti Samana adalah para pelaku kebijaksanaan untuk menemukan makna hidup tertinggi melalui transformasi pikiran dan tindakan.

Bergerak sejak hampir sepuluh tahun yang lalu, Samana Foundation didirikan untuk menyemai bentuk-bentuk kreativitas dalam proses penciptaan artistik dan penumbuhan pengetahuan. Lewat program-program seperti riset, simposium, seminar, dokumentasi, workshop, dan penyelanggaraan festival, yayasan ini mengeksplorasi  khazanah budaya, sejarah, dan spiritual di Nusantara dan dunia. (Kholisul Fatikhin)

Tags: #komunitasborobudurfestival
Previous Post

Mengungkap Hubungan Tan Malaka dan KH Hasyim Asy’ari

Next Post

Rumah Ungu Tempat Singgah Jurnalis Kediri

Next Post

Rumah Ungu Tempat Singgah Jurnalis Kediri

Tukang Putu Ingin Naik Haji

Tukang Putu Ingin Naik Haji

JELAJAHI

  • BISNIS (109)
  • DESTINASI (109)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (204)
  • KULTUR (221)
  • PEOPLE (242)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA