• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Friday, 8 May 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home KOMUNITAS

Peduli Lombok, Scooterist Kediri Mengamen di Jalanan

24 Aug 2018
in KOMUNITAS
Reading Time: 2 mins read

GEMPA yang hingga kini belum berhenti menerpa sejumlah wilayah di Pulau Lombok, mengetuk kepedulian para penggemar vespa di Kediri, Jawa Timur. Kamis, 23 Agustus 2018, puluhan scooterist  yang tergabung dalam club RSJ menggalang bantuan lewat aksi mengamen di pertigaan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.  Mereka turun ke jalanan untuk sekadar meringankan beban bagi para korban bencana alam di Lombok.

Lewat kegiatan mengamen di jalanan, scooterist Kediri sudah mengumpulkan belasan juta rupiah. Rupanya, aksi ini sudah yang ketiga kalinya mereka lakukan. Beberapa hari sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar di sejumlah titik. Antara lain, di perempatan Maron; sebelah barat Simpang Lima Gumul dan perempatan Bence; jalur tranportasi yang menghubungkan Kediri-Blitar.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Badan Perfilman Indonesia dan Mimpi Lompatan Industri

Dari Workshop HAM, Kediri Mendambakan Perdamaian Dunia Persilatan

Komunitas Film Galang Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Sumatera

“Dana hasil dari kegiatan ini kemudian akan disalurkan bagi korban Lombok yang sangat membutuhkan uluran tangan,” kata Danang Teposh, Ketua Club RSJ, Kamis, 23 Agustus 2018.

Teposh mengatakan, hasil dari mengamen itu nantinya tidak dibelikan barang. Dana yang sudah terkumpul akan ditransfer ke rekening scooterist relawan yang mendirikan posko bantuan di Lombok. Hal itu dilakukan, agar uang bantuan dapat terserap dengan maksimal. Mengingat, Teposh dan puluhan scooterist di Kediri tidak mengetahui secara detail apa-apa saja yang dibutuhkan di lokasi bencana.

Konser mini yang dilakukan oleh para scooterist sendiri sudah dimulai sejak siang hari. Dengan membawa alat-alat musik seperti gitar, bass, dan jimbe, mereka menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di pertigaan Ngadiluwih. Suara dari sound system yang terdengar cukup keras, memaksa setiap pengendara untuk menolehkan pandangan.

Konser mini di perempatan jalan tersebut, digawangi oleh Duvand, vokalis dari band Java Rude asal Kediri yang kerap manggung dari cafe ke cafe. Saat riff-riff reggea dimainkan, scooterist menyebar untuk menggalang dana. Ketika lampu merah tanda kendaraan berhenti menyala, mereka menghampiri para pengguna jalan yang menuju arah Tulungagung-Kediri, maupun sebaliknya.

Selain uang, ternyata ada juga masyarakat yang memberikan baju bekas. Meski jumlahnya hanya beberapa kardus, para scooterist tetap menerima. Bantuan berupa barang tersebut rencananya juga tetap disalurkan.

“Barang-barang tersebut akan kami titipkan ke club scooter SCUWAT di Kecamatan Wates, yang dalam waktu dekat akan menuju Lombok,” kata Teposh.

Club Scooter IBLESSCOOT menggalang dana di Jalan Kawi, Kota Kediri. (Foto: FORSCOOK)

Kegiatan mengamen di jalanan tidak berhenti sampai disini. Club scooter IBLESSCOOT juga melakukan kegiatan serupa di perempatan Jalan Kawi, Kecamatan Mojoroto, pada Jumat, 24 Agustus 2018. Tidak menutup kemungkinan, beberapa hari ke depan club-club scooterist  di Kediri akan menggelar konser mini di berbagai titik keramaian di Kota maupun Kabupaten Kediri. (Kholisul Fatikhin)

Tags: #headline
Previous Post

Kontainer Bantuan GG Tiba di Pusat Gempa Lombok

Next Post

Di Jombang, Musisi Lintas Genre Menggelar Konser Bersama

Next Post

Di Jombang, Musisi Lintas Genre Menggelar Konser Bersama

Seniman Tato Wajib Mematuhi Kode Etik

Seniman Tato Wajib Mematuhi Kode Etik

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA