• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Sunday, 8 March 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home KOMUNITAS

Aksi Solidaritas Jurnalis Kediri di Hari Buruh Sedunia 2019

01 May 2019
in KOMUNITAS
Reading Time: 2 mins read
0
Aksi Solidaritas Jurnalis Kediri di Hari Buruh Sedunia 2019

LETUPAN aksi pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2019, bergema di berbagai penjuru wilayah. Di Kediri, Jawa Timur, buruh dari kalangan jurnalis menyuarakan aspirasi dengan menggelar aksi damai. Dengan mulut tertutup lakban hitam; mereka membentangkan poster bertuliskan seruan menuntut perbaikan kesejahteraan dan penghapusan kekerasan pada jurnalis.

Aksi tersebut dilakukan oleh dua jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri. Mengendarai motor Vespa, Bramanta Pamungkas dan Habibul Muntaha, membeberkan poster berisikan kondisi jurnalis saat ini di beberapa titik keramaian di Kota Kediri. Di antaranya, Taman Sekartaji, Kediri Memorial Park, Kediri Mall, dan di depan Mako Polres Kediri Kota.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Komunitas Film Galang Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Alumni Aktivis Pers Mahasiswa Berkumpul di Malang, Bahas Kondisi Bangsa

KSF 8 Menandai Perjalanan Satu Dekade Forum Scooterist Kediri (FORSCOOK)

“Mulut dilakban hitam, adalah simbol solidaritas atas perjuangan jurnalis yang berjuang menuntut haknya,” kata Aguk Fauzul, Ketua AJI Kediri, Rabu 1 Mei 2019.  

Aguk menjelaskan, konsep aksi dalam peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini memang dirancang berbeda. Dengan mengunjungi sejumlah kawasan di Kota Kediri, AJI ingin mengkampanyekan kondisi jurnalis kepada masyarakat luas. Sebelumnya, mereka sudah berusaha keras menyampaikan aspirasi kepada perusahaan media.

“Namun hingga saat ini kesejahteraan jurnalis belum ada perbaikan secara signifikan,” ujarnya.

Aksi Solidaritas AJI Kediri di Hari Buruh Sedunia 2019. (Foto: AJI Kediri)

Di samping itu, kondisi diperparah dengan perilaku kekerasan terhadap jurnalis yang acapkali terjadi. Bahkan, pelaku kekerasan masih banyak yang lolos dari jeratan hukum.

Aspirasi tentang perlindungan kekerasan pada jurnalis mereka tunjukkan di depan Mako Polres Kediri Kota. Bram dan Habib memperlihatkan poster yang mengkritik kekerasan yang menimpa jurnalis. Bertuliskan “Nulis Kritis Malah Kena Bogem” dan “Butuh Disayang Bukan Ditendang”.

“Dari data yang dihimpun oleh AJI, kekerasan yang menimpa jurnalis banyak dilakukan oleh oknum polisi,” kata Bramanta.

Melalui kegiatan ini dia berharap kondisi jurnalis ke depan akan lebih baik lagi. Beberapa hak jurnalis yang masih belum dipenuhi oleh perusahaan media diharapkan bisa segera terselesaikan. “Seban, sistem kerja yang diterapkan oleh perusahaan media banyak merugikan jurnalis,” tuturnya. (Kholisul Fatikhin)

Tags: #headline
Previous Post

Kebangkitan Ladyscoot di Hari Kartini

Next Post

Menjaga Kelangsungan Ekosistem Sungai Podang

Next Post
Menjaga Kelangsungan Ekosistem Sungai Podang

Menjaga Kelangsungan Ekosistem Sungai Podang

Nukilan Kitab Gundul Pondok Petuk Kediri Mendunia

Nukilan Kitab Gundul Pondok Petuk Kediri Mendunia

JELAJAHI

  • BISNIS (111)
  • DESTINASI (113)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (224)
  • PEOPLE (246)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA