• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Friday, 6 March 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home BISNIS

Daya Beli Masyarakat Kota Kediri Meningkat hingga Akhir 2024

08 Nov 2024
in BISNIS
Reading Time: 2 mins read
0
Daya Beli Masyarakat Kota Kediri Meningkat hingga Akhir 2024

Kenaikan harga bahan makanan di Kota Kediri menjadi indikasi pola konsumsi masyarakat kembali normal. (Foto: Dislominfo Kota Kediri)

SETELAH lima bulan berturut-turut dilanda deflasi, situasi ekonomi Kota Kediri kini kembali menggeliat. Kenaikan harga bahan makanan seperti daging ayam ras, bawang merah, dan telur pada Oktober 2024, menjadi indikasi pola konsumsi masyarakat kembali normal.

Menurut Tetuko Erwin Sukarno, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian sekaligus Sekretaris TPID Kota Kediri, inflasi ini juga sejalan dengan kondisi di kota dan kabupaten lain di Jawa Timur dan Indonesia. Dia menilai bahwa kondisi optimisme pasar mulai terbentuk seiring peralihan kepemimpinan nasional.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

“Ini merupakan sinyal positif dari pasar, setelah sebelumnya 5 bulan berturut-turut mengalami deflasi,” kata Erwin, Selasa, 5 November 2024.

Deflasi beruntun itu terjadi pada Mei, Juni, Juli, Agustus, dan September. Sehingga, inflasi pada Oktober memutus rantai trend deflasi yang terjadi sebelumnya.

Erwin memprediksi bahwa trend inflasi masih akan terus terjadi pada Bulan November dan Desember. Perhelatan Pilkada, HBKN Natal, dan Tahun Baru biasanya mendorong tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi. Dia berharap agenda-agenda besar itu dapat berjalan lancar, serta warga Kota Kediri tetap berbelanja bijak sesuai dengan kebutuhannya.

“TPID Kota Kediri akan melakukan upaya-upaya yang terukur untuk mengendalikan keterjangkauan harga di masyarakat hingga akhir tahun nanti,” ujarnya.

Dia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan pasokan bahan pangan di Kota Kediri. TPID telah berupaya melakukan pemantauan harga komoditas di pasar dan menggelar Operasi Pasar Murni (OPM) secara berkala.

Optimisme ekonomi Kota Kediri yang kembali menggeliat itu didasari oleh data yang dipaparkan Dyah Sari Prihantari, Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Jumat, 1 November 2024. Beberapa peristiwa yang menjadi catatan pada Bulan Oktober 2024, di antaranya: kenaikan harga emas dunia yang berpengaruh ke harga emas dalam negeri, kenaikan harga daging ayam ras yang dipengaruhi oleh kenaikan harga di tingkat peternak, serta kenaikan harga bawang merah akibat panen raya yang sudah berlalu yang menyebabkan berkurangnya stok di pasaran.

“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau merupakan penyumbang inflasi tertinggi dengan andil 0,11 persen, sebaliknya kelompok transportasi yang memberikan andil inflasi terendah yakni -0,04 persen,” kata Dyah.

Komoditas penyumbang inflasi di Bulan Oktober antara lain: daging ayam ras, emas perhiasan, bawang merah, tomat, kacang panjang, sepeda motor, serta telur ayam ras, upah asisten rumah tangga, dan minyak goreng. Sedangkan komoditas yang menjadi penghambat inflasi, yaitu: bensin beras, cabai merah, kentang, jagung manis, wortel, alpukat, semangka, dan pisang. (Dimas Eka Wijaya)

Tags: #Bisnis#headline#Kediri
Previous Post

Kolaborasi Pemkot Kediri dan UNICEF Memperkuat Perlindungan Anak

Next Post

Harga Komoditas Pangan Kota Kediri Stabil

Next Post
Daya Beli Masyarakat Kota Kediri Meningkat hingga Akhir 2024

Harga Komoditas Pangan Kota Kediri Stabil

Grafito, Romantika Pernikahan Beda Agama Dipentaskan Teater Surabaya

Grafito, Romantika Pernikahan Beda Agama Dipentaskan Teater Surabaya

Discussion about this post

JELAJAHI

  • BISNIS (111)
  • DESTINASI (113)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (224)
  • PEOPLE (246)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA