• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Monday, 19 January 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home EDUKASI

Kolaborasi Pemkot Kediri dan UNICEF Memperkuat Perlindungan Anak

07 Nov 2024
in EDUKASI
Reading Time: 2 mins read
0
Kolaborasi Pemkot Kediri dan UNICEF Memperkuat Perlindungan Anak

Perlindungan anak tidak hanya dituntut untuk merancang strategi yang komprehensif. (Foto: Diskominfo Kota Kediri)

LAUNCHING dan Bimbingan Teknis Perencanaan dan Penganggaran Perlindungan Khusus Anak, digelar pada Selasa 5 November 2024 di Hotel Merdeka. Acara ini merupakan program kerjasama Pemerintah Republik Indonesia dan UNICEF pada periode 2021 hingga 2025.

Menurut Zanariah, PJ Wali Kota Kediri, dengan adanya program kerjasama dengan UNICEF, perlindungan anak tidak hanya dituntut untuk merancang strategi yang komprehensif. Tetapi juga memastikan alokasi anggaran yang tepat agar program-program perlindungan anak dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Evie, Guru Tunanetra yang Mahir Mengajar di Kelas Gelap

Murid Sekolah Alam di Kediri Kampanyekan Daur Ulang Sampah

Wamen Komdigi dan Tokoh Bangsa Mengkaji Gelap Terang Indonesia di Reuni Aktivis Pers Mahasiswa

 “Anak-anak merupakan aset yang sangat berharga bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, perlindungan terhadap anak tidak hanya menjadi tugas lembaga atau pemerintah, melainkan tanggung jawab semua pihak,” kata Zanariah.

Dari data nasional terbaru menunjukkan peningkatan signifikan pada kasus yang melibatkan anak. Misalnya keterlibatan anak sebagai korban kekerasan, eksploitasi, hingga pelecehan.  Hal itu seperti menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk bekerja keras, dan lebih strategis dalam melindungi anak.

Sedangkan pada data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan berbagai sumber lainnya, kekerasan terhadap anak telah menyentuh ribuan kasus setiap tahunnya. Oleh karena itu, pemerintah harus segera bergegas membuat langkah pencegahan dan perlindungan.

Dengan adanya program ini PJ Wali Kota Kediri berharap bisa menguatkan sinergi bersama dalam melindungi anak. Misalnya memperkuat peran kader perlindungan perempuan di setiap kelurahan, pentingnya peran pendidikan keluarga dan sekolah dalam melindungi anak. Selain itu, peran forum anak sebagai pelopor dan pelapor semakin optimal, serta menjaga kerahasiaan identitas anak dalam kasus sensitif.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja keras melakukan kegiatan ini. Semoga apa yang kita upayakan hari ini dapat memberikan kontribusi nyata untuk mensejahterakan anak-anak Indonesia. Terutama dalam mewujudkan masa depan yang baik dan aman untuk mereka,” ujarnya.

Pada Launching dan Bimbingan Teknis Perencanaan dan Penganggaran Perlindungan Khusus Anak, juga dihadiri oleh Suharyanto, Plh Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV Ditjen Bina Bangda Kemendagri. Dalam sambutannya dia menjelaskan panduan perencanaan program. Dia juga berharap panduan ini dapat digunakan dengan mudah, serta bermanfaat bagi semua pihak.

“Terima kasih atas sambutannya di Kota Kediri. Semoga pertemuan ini membawa banyak manfaat khususnya dalam perlindungan anak,” kata Suharyanto.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Tanto Wijohari Asisten Administrasi Umum, Marsela perwakilan UNICEF, dan jajaran Kementerian PPPA. Selanjutnya perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Timur, Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Perwakilan Bappeda Kabupaten Trenggalek, serta Perwakilan Bappeda Kota Kediri. Terakhir, Arief Cholisudin Kepala DP3AP2KB, Paulus Luhur Budi Kepala Dinas Sosial, dan tamu undangan lainnya. (Dimas Eka Wijaya)

Tags: #Kediri
Previous Post

Immortal Rites, Band Metal Kediri Pelestari Lirik Jawa Kuno

Next Post

Daya Beli Masyarakat Kota Kediri Meningkat hingga Akhir 2024

Next Post
Daya Beli Masyarakat Kota Kediri Meningkat hingga Akhir 2024

Daya Beli Masyarakat Kota Kediri Meningkat hingga Akhir 2024

Daya Beli Masyarakat Kota Kediri Meningkat hingga Akhir 2024

Harga Komoditas Pangan Kota Kediri Stabil

Discussion about this post

JELAJAHI

  • BISNIS (110)
  • DESTINASI (112)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (223)
  • PEOPLE (242)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA