Kongkil, Musik Perlawanan pada Penjajah Belanda di Ponorogo
ALAT musik ensambel ini diciptakan Toinangun, sesepuh Desa Bungkal, Ponorogo. Kongkil dimainkan dengan menggoyang bilah-bilah bambu. Suara yang dihasilkan berupa...
Read moreDetailsALAT musik ensambel ini diciptakan Toinangun, sesepuh Desa Bungkal, Ponorogo. Kongkil dimainkan dengan menggoyang bilah-bilah bambu. Suara yang dihasilkan berupa...
Read moreDetailsJAM mata kuliah baru saja usai. Saat mahasiswa lain bergegas pulang, Noval Setiawan tak beranjak dari tempat duduknya. Memelototi layar...
Read moreDetailsRIBUAN masyarakat berdesak-desakan di trotoar kawasan Alun-alun, Jalan Dhoho, hingga Balai Kota Kediri. Gemerlap lampu mewarnai gelaran Dhoho Night Carnival...
Read moreDetailsLIMA bunker tinggalan Belanda menempel di tebing bukit Mendalan, Desa Pondok Agung, Kasembon, Malang. Gerbang serta dinding beton sebagian tertutup...
Read moreDetailsKAWANAN monyet melompat lincah di atas kijing Makam Ngujang Tulungagung. Ada yang berkeliaran di pepohonan. Sebagian lainnya duduk santai mengunyah...
Read moreDetails