• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Friday, 1 May 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home SURYAPEDIA

Parade Kerajaan di Pekan Budaya Kabupaten Kediri

08 Jul 2019
in SURYAPEDIA
Reading Time: 2 mins read
Parade Kerajaan di Pekan Budaya Kabupaten Kediri

SEPULUH penari bergerak lincah dengan balutan kostum berwarna emas dan merah. Mereka mengiringi seorang raja dan pasukannya yang terdiri dari dua punggawa, enam bidadari, dan delapan prajurit. Di sepanjang penampilan, kesan mewah memikat ribuan pasang mata.

Arak-arakan yang disuguhkan PT Gudang Garam, Tbk. (GG) itu berada di barisan depan dalam Parade Budaya dan Mobil Hias Kabupaten Kediri pada Minggu, 7 Juli 2019. Pada acara pembuka rangkaian Pekan Budaya dan Pariwisata 2019 dengan tajuk “Panji Balik Kampung”, GG mengusung tema “Wonderful of Java”.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Kisah Cinta Nyi Roro Kidul Dipersembahkan di Dhoho Night Carnival

Tepat di Hari Pahlawan, Bandara Dhoho Kediri Membuka Rute Penerbangan Internasional

Mulai 10 November 2025, Bandara Dhoho Kembali Melayani Rute Penerbangan Kediri-Jakarta

“Konsep ini kami hadirkan karena terinspirasi oleh kebesaran dan kemegahan kerajaan Kediri,” kata Iwhan Tri Cahyono, Kabid Humas GG.

Empat kuda terbang penarik kereta kencana. (Foto: Farid GG)

Kontingen GG tampil pertama setelah barisan pengibar bendera dan drumband. Talenta-talenta yang sebagian besar adalah karyawan internal GG ini, mempertunjukkan wujud Kerajaan Jenggala yang dihiasi aneka macam bunga. Tampak megah dan menonjol sebagai latar empat kuda terbang, penarik kereta kencana yang dikendarai seorang ratu berparas ayu.

Acara tahunan ke-15 itu diikuti empat puluh peserta dari berbagai instansi pemerintah dan lembaga swata. Sebagaimana pelaksanaan tahun sebelumnya, start parade dimulai pukul 12.00 WIB dari depan Kantor Pemkab Kediri, dengan tujuan akhir di kawasan Simpang Lima Gumul.

Iwhan menjelaskan, ide “tempat impian di Pulau Jawa” tersebut merujuk pada keelokan taman sari Kerajaan Kediri di masa lampau. Dihadirkan dengan membawa pesan bahwa sebagai perusahaan besar, GG tetap berkomitmen menjaga dan peduli terhadap lingkungan, serta norma budaya Indonesia. Dalam pagelaran Surabaya Vaganza 2019 lalu, Wonderful of Java berhasil meraih predikat Terbaik I, Kostum Terbaik, Konsep Terbaik, Properti Terbaik, dan Terbanyak Termuat di Media Sosial.

“Di Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri tahun ini, kami berusaha tampil maksimal. Semoga tetap menjadi yang terbaik,” kata Iwhan.

Atraksi dari kontingen GG di acara parade budaya dan pariwisata. (Foto: Farid GG)

Ia melanjutkan, persiapan demi persiapan telah dimatangkan jauh-jauh hari oleh tim dengan total anggota sekitar lima puluh orang. Mereka tergabung dari berbagai lembaga internal GG seperti SKT, Transportasi, Kamtib hingga Pergudangan.

Berbeda dengan yang pernah dilakukan di Surabaya Vaganza, skala mobil hias kontingen GG di Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2019 ini diperpanjang. Begitu juga dengan formasi dan kreasi gerak tari pengiringnya, diperkaya agar tampil lebih meriah.

“Untuk menyemangati pengunjung, GG juga membagikan ratusan merchandise di sepanjang rute mobil hias,” kata Iwhan. (Naim Ali)

Previous Post

Lukisan Gus Mus Dipamerkan di Rakornas Lesbumi

Next Post

Wayang Krucil dan Kentrung, Simbol Pemuliaan Leluhur

Next Post
Wayang Krucil dan Kentrung, Simbol Pemuliaan Leluhur

Wayang Krucil dan Kentrung, Simbol Pemuliaan Leluhur

Vespa Willys Ikut Rekor MURI KSF 4

Vespa Willys Ikut Rekor MURI KSF 4

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA