• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Monday, 20 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home DESTINASI

Biarlah Taman Kota Ditutup Agar Corona Tak Meletup

19 Jun 2020
in DESTINASI
Reading Time: 2 mins read
Biarlah Taman Kota Ditutup Agar Corona Tak Meletup

SELAMA masa pandemi corona, sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Kediri, Jawa Timur yang menjadi destinasi rekreatif, sementara ditutup. Taman Sekartaji, Taman Ngronggo, Taman Brantas, dan Hutan Joyoboyo, belum boleh dikunjungi untuk membatasi kerumunan masyarakat atau physical distancing.

Taman yang biasa digunakan warga sebagai lokasi piknik, nongkrong, dan berolahraga tersebut ditutup, karena berpotensi meningkatkan penularan virus. Meski begitu, masih banyak dijumpai pengunjung yang singgah dan duduk-duduk di pinggiran taman. Warga mengaku bahwa tidak tahu jika taman tersebut masih belum boleh dimasuki.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Gunung Sari, Makam di Antara Kisah Laskar Diponegoro dan Sekartaji

Pecinan Menghadap Kali Brantas, Konsep Kota Riverfront di Kediri

Patung Macan Kediri dan Menara Eiffel Prancis, Dicemooh Lalu Dipuja

“Taman-taman ditutup sejak pertengahan bulan Maret, tapi pengunjung masih saja ada yang masuk ke area taman,” kata Mujianto, salah seorang pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamaman (DLHKP) saat ditemui di ruang informasi Hutan Joyoboyo Kota Kediri, Kamis, 18 Juni 2020.

Menurut Mujianto, penutupan sementara itu dilakukan sesuai perintah Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, setelah banyaknya aduan masyarakat yang resah dengan masih ramainya taman kota saat wabah corona. Bahkan, kala itu kebanyakan pengunjung enggan mematuhi protokol kesehatan, meskipun disediakan tempat cuci tangan di dua titik akses keluar masuk.

Dia menambahkan, selama Taman Hutan Joyoboyo ditutup, seluruh area taman disterilkan dengan penyemprotan disinfektan. Selain itu, juga dipasang banner-banner bertuliskan pesan agar tetap waspada virus corona.

Area GOR Jayabaya ditutup untuk membatasi kerumunan massa di tengah wabah corona. (Foto: Pemkot Kediri)

Bukan hanya taman kota saja, Wali Kota Kediri memutuskan juga menutup area Gedung Olahraga (GOR) Jayabaya untuk sementara waktu. Kamis pagi 18 Juni 2020, dari berbagai arah akses masuk ke GOR, dipasang pagar dan dijaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Penutupan itu terpaksa dilakukan, usai pemerintah menerima aduan masyarakat mengenai aktivitas perdagangan dan olahraga di area GOR yang mengabaikan physical distancing. Jika masih dibiarkan terbuka kemudian muncul kasus positif corona, itu akan menyulitkan tracing Tim Gugus Tugas Covid-19. Sebab, pengunjung GOR bukan hanya warga Kota Kediri saja, tapi masyarakat dari berbagai daerah.

 “Tentunya keputusan ini tidak membahagiakan semua pihak, tapi saya berharap masyarakat bisa memakluminya,” kata Wali Kota Abu.

Melalui Peraturan Walikota Kediri No 16 tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Hiburan dan Perdagangan dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, pemerintah mengimbau agar ruang publik menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Wali Kota berharap masyarakat turut aktif dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. Penangangan wabah corona tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah saja. Peran masyarakat mematuhi protokol kesehatan juga amat penting dalam rangka memutus mata rantai penularan virus.

Dengan penutupan sejumlah ruang terbuka hijau, Kota Kediri hingga kini masih berstatus siaga Covid-19. Adanya kebijakan membatasi kerumunan masyarakat seperti di taman kota dimaksudkan agar penularan wabah tidak meluas dan cepat teratasi. Sehingga, warga Kota Kediri bisa beraktivitas seperti biasanya dan menikmati fasilitas publik kembali. (M Yusuf Ashari)

Tags: #corona#covid19#headline#pandemi#taman
Previous Post

Lirboyo Kembali Membuka Pintu untuk Para Santri

Next Post

Bawalah Sabun Sebelum Terpapar

Next Post
Bawalah Sabun Sebelum Terpapar

Bawalah Sabun Sebelum Terpapar

Sepucuk Surat dari Silicon Valley California

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA