• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Monday, 20 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home BISNIS

Bank Indonesia, Kadin, dan Pemkot Kediri Dorong Ekspor Produk UMKM

27 Aug 2020
in BISNIS
Reading Time: 2 mins read
Bank Indonesia, Kadin, dan Pemkot Kediri Dorong Ekspor Produk UMKM

SAYAP bisnis para pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM di Kota Kediri diyakini akan semakin berkembang. Melalui kerjasama antara Pemerintah Kota Kediri, Bank Indonesia, dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN), berbagai komoditas didorong untuk menembus pasar internasional.

Sejumlah produk UMKM di Kota Kediri berupa kerajinan dan makanan, kini siap diekspor ke Belanda dan Australia. Di kedua negara tersebut, strategi pemasaran dilakukan lewat kerjasama dengan para diaspora atau orang Indonesia yang menetap di luar negeri. Dengan inisiasi itu, diharapkan dapat semakin memperbesar peluang penjualan.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

“Ini merupakan terobosan untuk menguatkan perekonomian di masa pandemi,” kata Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri, Rabu 26 Agustus 2020.

Menurutnya, langkah ini adalah tantangan besar bagi UMKM di Kota Kediri. Dengan adanya terobosan tersebut, para pelaku usaha diharapkan semakin berbenah dan membangun kemandirian.

Wali Kota Abu menambahkan, sejauh ini berbagai produk yang dihasilkan UMKM Kota Kediri memiliki potensi dan dapat bersaing. Mayoritas para pelaku usaha dinilai telah siap go international. Akan tetapi, sebagian lain ada yang masih terkesan setengah-setengah.

“Bagi yang belum siap nantinya akan diberi edukasi melalui program Bank Indonesia: UMKM kita bisa,” ujarnya.

Beberapa hari sebelumnya, Pemkot Kediri menggelar pameran produk UMKM secara virtual. Lewat kegiatan itu, banyak orang dari mancanegara yang tertarik dan berminat membeli. Salah satunya, tenun ikat.

Produk tekstil tradisional ini diminati karena setiap lembar kain dibuat dengan ketelatenan, keahlian, serta kreativitas. Bagi masyarakat Kota Kediri, eksistensi tenun ikat sudah menjadi ikon kawasan.

Sentra tenun ikat di Kota Kediri, terletak di Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto. Di daerah tersebut, keterampilan warga dalam merajut benang yang dicelup ke cairan pewarna itu sudah diwariskan turun menurun. Dari sejak zaman penjajahan belanda hingga sekarang, tercatat sudah ada tiga generasi yang menjalankan bisnis tersebut.

Di masa awal produksi, komoditasnya hanya berupa sarung goyor. Kain sarung khas Kediri itu mempunyai keunikan. Terasa dingin bila dipakai pada siang hari dan hangat bila dikenakan di malam hari.

Pada tahun 2000-an pengrajin Kain Tenun Ikat Kediri mulai mengembangkan tenun ikat menjadi baju. Dengan adanya perubahan tersebut, tenun ikat Kediri semakin dikenal. Baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional.

Dengan adanya kerjasama antara Pemkot Kediri, Bank Indonesia, dan KADIN, harapannya tenun ikat dapat menembus pasar internasional. Ketua KADIN Kota Kediri M Solihin menuturkan, ekspor produk UMKM ke depan terus dikembangkan. Bukan hanya ke Australia dan Belanda saja, tapi juga merambah ke negara lainnya.

“Selain tenun ikat, terdapat 45 macam produk dengan kategori makanan dan kerajinan yang akan dipasarkan ke luar negeri,” kata M Solihin.

Dia mengatakan, Belanda dipilih karena di negara tersebut barang asal Indonesia cukup banyak peminatnya. Sebelum diekspor, puluhan produk UMKM akan melalui proses kurasi. Di antaranya terkait perizinan, tanggal kadaluwarsa, dan dikemas dengan rapi. Selain itu, produk harus mempunyai unsur unik dan menarik, sehingga layak dipasarkan ke luar negeri. (Kholisul Fatikhin)

Tags: #headline#PemkotKediri#UMKM
Previous Post

Wakil Rakyat yang Mengabadikan Perjalanan Dinas Lewat Gambar Sketsa

Next Post

RUPS Gudang Garam Memutuskan Dividen Tidak Dibagikan Kepada Pemegang Saham

Next Post
RUPS Gudang Garam Memutuskan Dividen Tidak Dibagikan Kepada Pemegang Saham

RUPS Gudang Garam Memutuskan Dividen Tidak Dibagikan Kepada Pemegang Saham

Jangan Masuk Kediri Kalau Tidak Pakai Masker

Jangan Masuk Kediri Kalau Tidak Pakai Masker

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA