KERUSUHAN aksi demonstrasi di Kota Kediri pada Sabtu, 30 Agustus 2025 berimbas pada kegiatan pendidikan di sekolah dan kampus. Mulai Senin, 1 September 2025, Dinas Pendidikan Kota Kediri menerapkan pembelajaran daring (dalam jaringan). Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, dan SLB, aktivitas dialihkan ke online sebab kondisi yang belum sepenuhnya kondusif.
Kebijakan mengganti pembelajaran tatap muka menjadi daring rencananya dilakukan selama empat hari pada 1-4 September 2025. Keputusan itu disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Nomor 400.3.5/2148/419.109/2025.
“Hal itu dibuat sebagai langkah menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan peserta didik,” kata Anang Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri.
Pada surat edaran itu juga dijelaskan bahwa para wali murid diwajibkan mengawasi peserta didik. Orang tua diminta membatasi kegiatan anak-anak di luar rumah khususnya usai jam belajar. Bahkan, wali murid diminta melaporkan keberadaan siswa pada wali kelasnya setiap jam 8 malam melalui aplikasi Whatsapp.
Pembelajaran daring juga diberlakukan di sejumlah kampus di Kota Kediri. Salah satunya, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri yang menetapkan perkuliahan daring pada 1–4 September 2025. Sama seperti surat dinas pendidikan, langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi atas kondisi pascakerusuhan.
“Dosen dapat memberikan kuliah dari rumah. Seluruh civitas akademika dan mahasiswa diminta menjaga diri dan keamanan masing-masing,” tulis Surat Edaran Nomor 460 Tahun 2025 yang ditandatangani Rektor UIN Kediri, Wahidul Anam.
Dinas Pendidikan Kota Kediri dan UIN Kediri akan terus mengevaluasi situasi pada beberapa hari ke depan. Bila kondisinya belum kondusif, pembelajaran online akan diperpanjang.
Kebijakan menggelar pembelajaran daring itu merupakan imbas dari aksi anarkis massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sejumlah fasilitas pemerintah dirusak dan dibakar, termasuk Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kediri Kota, Gedung DPRD Kota Kediri, Satlantas, kantor polsek, dan pos polisi. (Kholisul Fatikhin)







Discussion about this post