• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Friday, 1 May 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home KULTUR

Kediripedia.com Menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024

19 Sep 2024
in KULTUR
Reading Time: 3 mins read
Kediripedia.com Menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024

Dwidjo U. Maksum (kanan) ketika mewakili Kediripedia.com menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024 yang diserahkan oleh Ir. Suharti, M.A., Ph.D., Sekjend Kemendikbudristek. (Foto: Kemendikbudristek)

PULUHAN penggerak kebudayaan di Tanah Air menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024. Pada malam puncak yang digelar di The Tribrata Hotel and Convention Darmawangsa, Jakarta, Selasa, 17 September 2024, Kediripedia.com terpilih sebagai penerima AKI 2024 kategori media.

“Anugerah ini kami dedikasikan kepada para pembaca, relawan, dan orang-orang yang selalu berada di samping perjalanan kami,” kata Dwidjo U. Maksum, Pemimpin Redaksi Kediripedia.com.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Pemicu Kota dan Kabupaten Kediri Terpisah

Film Tragedi 1965 Blitar Diputar di Prancis dan Jerman

Jejak Penumpasan Komunisme di Pagar Rumah Berornamen Pancasila dan UUD 1945

Pria yang akrab disapa DUM itu menjelaskan, di usia ke-10 Kediripedia.com setia mengabarkan berita kebudayaan sebagai monumentasi perjalanan peradaban. Selain melalui konten-konten berita di website, Kediripedia.com juga memproduksi video dokumenter dan film. Beberapa film Kediripedia.com itu diputar di beberapa festival internasional. Media ini juga membuka kelas-kelas menulis bagi mahasiswa serta komunitas.

Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI bersama Pemimpin Redaksi dan Redaktur Pelaksana Kediripedia.com. (Foto: Sasmito Madrim)

Menurutnya, menghargai kebudayaan yang susul-menyusul dari zaman ke zaman sama dengan mengawetkan keteguhan. Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024 termasuk upaya besar pengawetan itu. Penghargaan ini semakin menyemangati Kediripedia.com sebagai salah satu media penggerak budaya, serta upaya kolaborasi pengembangan warisan budaya Indonesia.

Penyelenggaraan AKI 2024 mengusung tema Persembahan Istimewa Bagi Penggerak Budaya. Anugerah itu diberikan sebagai wujud apresiasi pemerintah kepada para pelaku budaya yang telah berdedikasi dalam upaya pemajuan kebudayaan, sekaligus mengajak masyarakat andil pada pelestarian kekayaan budaya nasional.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim mengatakan, anugerah AKI bukan sekadar penghargaan seremonial. Anugerah diberikan sebagai upaya memperkuat pemajuan dan ekosistem kebudayaan.

“Menciptakan karya agar diminati masyarakat, serta melestarikan seni dan budaya Indonesia, bukan perkara mudah. Perlu kerja keras, kesabaran, dan ketekunan agar seni budaya nasional Indonesia tetap terawat dan terjaga,” kata Nadiem dalam sambutannya.

Dia menambahkan, upaya pemajuan kebudayaan Indonesia merupakan kerja berkelanjutan, sehingga butuh kerja sama seluruh pihak. Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan bergotong royong melestarikan, maupun melahirkan inovasi baru, yang bersumber dari kekayaan budaya bangsa.

Para penerima penghargaan AKI Tahun 2024 untuk kategori maestro seni tradisi adalah Temu Misti (Seniman Tari Gandrung Banyuwangi), Kartolo (Seniman Ludruk), Rusini (Penyusun dan Penari Tradisi), Tatang Setiadi (Seniman Tradisi), dan Baiya (Pedendang Nyanyian Sastra Lisan Panjang).

Sedangkan pada kategori Pelestari yaitu Siami (Penenun Wastra Using), Komunitas Pelestari Sejarah Budaya Kadhiri PASAK (Pelestari Sejarah dan Budaya Kediri), Endo Suanda (Etnomusikologi, Peneliti, Penari, Pemusik), Senari (Penyalin Kitab Lontar Yusuf), dan Sardjono (Karawitan dan Pedhalangan).

Selanjutnya, kategori Pelopor dan/atau Pembaru adalah Ainar Tri Asita (Koreografer Tari), Laura Tias Avionita Sinaga (Penari dan Koreografer Disabilitas), Lisabona Rahman (Pengarsipan Film), Mulyani (Seni Tari), dan Papermoon Puppet Theatre (Teater Boneka).

Kemudian untuk Lembaga dan Perorangan Asing adalah Andrew Timar (Seniman, Komposer, Pendidik, dan Penyuluh Keterlibatan Masyarakat Dalam Budaya Jawa, Sunda, dan Aktivis Musik Gamelan Hibrida di Kanada), Marianna Zofia Lis (Peneliti Wayang dan Teater Indonesia, Dalang, Pemain Gamelan, dan Penerjemah Karya Sastra Indonesia asal Polandia), Boi Akih (Musisi asal Belanda). Sedangkan penerima Kategori Media adalah Tatkala.co dan Kediripedia.com.

Sementara itu, untuk kategori Anak para penerima penghargaan yakni Zakia Minang Ayu (Sastra), Nurul Khaerul Nisa (Karawitan dan Tari Sunda) dan Daneswara Satya Swandaru (Seni Pedalangan Wayang Kulit, Wayang Golek, Menek, dan Seni Karawitan). (Kholisul Fatikhin – Jakarta)

Tags: #headline#Kediri#kultur
Previous Post

Pasar Sembako Murah di Kediri Dibuka Kembali

Next Post

Jumlah Pemilih pada Pilkada Kabupaten Kediri 2024 Mencapai Satu Juta Lebih

Next Post
Jumlah Pemilih pada Pilkada Kabupaten Kediri 2024 Mencapai Satu Juta Lebih

Jumlah Pemilih pada Pilkada Kabupaten Kediri 2024 Mencapai Satu Juta Lebih

KPU Kabupaten Kediri Tetapkan Dua Pasangan Calon Pilkada 2024

KPU Kabupaten Kediri Tetapkan Dua Pasangan Calon Pilkada 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA