• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Wednesday, 14 January 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Warga Kota Kediri Kini Bisa Mengurus Izin Usaha di Kantor Kelurahan

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Warga Kota Kediri Kini Bisa Mengurus Izin Usaha di Kantor Kelurahan

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home KOMUNITAS

Teater Kampus Kediri Mulai Marak Menjelang Reformasi

29 Apr 2021
in KOMUNITAS
Reading Time: 2 mins read
0
Teater Kampus Kediri Mulai Marak Menjelang Reformasi

DAYA kritis mahasiswa tidak hanya dibangun lewat dunia akademis, tapi juga lewat kesenian teater. Panggung seni peran mulai merasuk ke kampus di Kediri pada era menjelang reformasi. Kala itu, teater tidak hanya dimaknai sebatas pertunjukan, tapi juga sebagai alat perubahan.

Pagelaran teater di kampus menjadi salah satu peletup gerakan mahasiswa dalam melawan represifitas pemerintahan Orde Baru. Di antaranya, Teater Aksi dari kampus IKIP PGRI atau UNP Kediri dan Teater Kanda IAIN Kediri. Berdirinya grup-grup pegiat seni peran dari kampus itu hampir berbarengan dengan lahirnya teater rakyat. Pada periode 1980 hingga 1990an, tercatat ada 23 kelompok teater yang eksis di kawasan Kediri.  

Jelajahi pustaka Kediripedia

Komunitas Film Galang Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Alumni Aktivis Pers Mahasiswa Berkumpul di Malang, Bahas Kondisi Bangsa

KSF 8 Menandai Perjalanan Satu Dekade Forum Scooterist Kediri (FORSCOOK)

“Teater Aksi didirikan pada tahun 1993, kemudian pada 2000 berganti nama menjadi Teater Adab,” kata Andin Wijayanto, Ketua Teater Adab, Rabu 7 April 2021.

Dia menambahkan, sejak berdiri hingga sekarang, Teater Adab sering menggelar pementasan. Baik itu di kampus maupun di berbagai event gelaran komunitas lainnya. Cerita yang dipentaskan biasanya memotret fenomena sosial di masyarakat. Salah satu naskah yang pernah dimainkan yaitu cerpen Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi karya Seno Gumira Aji Dharma.

“Naskah yang dipentaskan memuat pesan tentang kritik sosial,” ujar Andin.

Dia melanjutkan, beberapa tahun terakhir, eksistensi teater kampus cukup terancam dengan adanya pandemi Covid-19. Kegiatan perkuliahan yang dipindah ke daring membuat pegiat seni drama kampus kesulitan melanjutkan kaderisasi, tak terkecuali di Teater Adab. Namun, hal itu dapat segera diatasi sehingga kaderisasi dan pementasan terus berjalan meski di tengah pandemi.

Teater kampus masih bisa eksis salah satunya dengan berjejaring. Upaya menjalin komunikasi itu salah satunya dilakukan dengan berbagai komunitas teater di Jawa Timur. Penguatan eksternal juga dilakukan dengan para mahasiswa yang aktif di organisasi ekstra kampus.  

Selain Teater Adab, di kawasan Kediri terdapat sejumlah kelompok teater yang hingga saat ini masih aktif. Di antaranya, Teater Kanda IAIN Kediri, Teater Goesti Tribakti, dan Teater Kawulo Universitas Wahidiyah. Ada pula Teater Sagara di kampus UNISKA yang beberapa tahun sempat berhenti, tapi mulai menggeliat kembali. Kemudian di UNIK ada Teater Sansekerta yang sementara terpaksa vakum, karena belum mendapatkan anggota baru. Berbagai teater kampus itu tergabung dalam komunitas Kolong Teater Kadiri atau KOTEKA.

Menurut Natanael, salah seorang penggerak KOTEKA, sebenarnya jumlah teater pelajar lebih banyak jika dibandingkan teater mahasiswa. Hal itu disebabkan, hampir di setiap sekolah terdapat ekstra kulikuler teater. Sayangnya, eksistensi mereka di publik masih belum begitu terlihat.

“Kalangan pelajar sebetulnya sering mengadakan pementasan, namun hanya saat ada event atau lomba,” ujar Nataliel.

Keberadaan berbagai kelompok itu membuktikan jika minat pada dunia teater di Kediri masih ada. Meskipun, geliatnya belum bisa mempengaruhi masyarakat luas seperti halnya Bengkel Teater WS. Rendra, Teater Populer asuhan Teguh Karya, Teater Kecil pimpinan Arifin C. Noer, Teater Koma besutan Nano Riantiarno, Teater Mandiri pimpinan Putu Widjaya, hingga Bengkel Muda Surabaya. (Wilynia, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP Kediri, sedang magang di Kediripedia.com dalam Program Kampus Merdeka Kemendikbud)

Tags: #headline#kampus#komunitas#mahasiswa#teater
Previous Post

Situs Calon Arang, Lebih Populer di Bali Ketimbang di Jawa

Next Post

UNP Kediri Masih Setia Mencetak Para Calon Guru

Next Post
UNP Kediri Masih Setia Mencetak Para Calon Guru

UNP Kediri Masih Setia Mencetak Para Calon Guru

Gombek, Gombal Bekas yang Menembus Berbagai Lapisan Masyarakat

Gombek, Gombal Bekas yang Menembus Berbagai Lapisan Masyarakat

Discussion about this post

JELAJAHI

  • BISNIS (109)
  • DESTINASI (112)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (223)
  • PEOPLE (242)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA