• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Monday, 20 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home EDUKASI

Pebedaan Antara Rapid Test dan Swab Test

12 Jun 2020
in EDUKASI
Reading Time: 3 mins read

SELAMA masa pandemi virus corona, ada sejumlah kosakata baru yang tiba-tiba menyeruak ke tengah publik. Mulai dari lockdown, social/physical distancing, work from home, hingga sejumlah istilah medis yang sebelumnya terdengar asing; kini mewarnai percakapan masyarakat sehari-hari.

Meski sering digunakan berkomunikasi, definisi istilah itu masih belum dipahami secara jelas. Misalnya, rapid test dan swab test yang kini populer dengan kehidupan di masa pagebluk.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Evie, Guru Tunanetra yang Mahir Mengajar di Kelas Gelap

Murid Sekolah Alam di Kediri Kampanyekan Daur Ulang Sampah

Wamen Komdigi dan Tokoh Bangsa Mengkaji Gelap Terang Indonesia di Reuni Aktivis Pers Mahasiswa

Kedua uji medis itu sebenarnya sama-sama berfungsi menentukan ada atau tidaknya pergerakan virus corona di tubuh manusia. Bedanya, terletak pada pengambilan sampel, cara kerja, dan jangka waktu mendapatkan hasil.

“Rapid test maupun swab test, keduanya merupakan bagian dari upaya memutus rantai penyebaran virus covid-19,” kata Wiku Adisamito, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Indonesia, Rabu, 15 April 2020.

Wiku menjelaskan, meski fungsi keduanya sama, swab test memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dari pada rapid. Seseorang bisa saja dinyatakan negatif covid-19 ketika menjalani rapid test, akan tetapi setelah melalui uji swab, ternyata orang tersebut telah terinfeksi covid-19. Hal itu terjadi karena saat rapid test barangkali daya tahan tubuhnya sedang bagus.

Menurutnya, rapid test belum bisa dijadikan acuan. Itu hanya metode skrining awal untuk mendeteksi tingkat antibodi. Ketika ada paparan virus, tubuh akan memproduksi antibodi lebih banyak. Peningkatan antibodi inilah yang disebut dengan reaktif.

“Jika setelah melalui rapid test dinyatakan reaktif, itu belum bisa dinyatakan bahwa seseorang positif tertular corona,” kata Wiku.

Sampel Rapid test menggunakan darah yang bisa diambil dari ujung jari. Seperti namanya, rapid yang berarti kilat, hanya memerlukan waktu 10 hingga 15 menit untuk mengetahui hasilnya. Sasaran tes diprioritaskan bagi seseorang yang punya riwayat kontak dengan pasien corona seperti Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang dalam Pemantauan (ODP), dan orang positif corona.

Dibanding rapid, swab test menjadi acuan terbaik diagnosa positif atau negatif corona. Sampel yang diambil bukan darah, tetapi cairan tubuh yang paling banyak mengandung virus, yaitu dahak. Tes ini dilakukan dengan menggunakan alat usap seperti cotton bud panjang, lalu dimasukkan ke area hidung bagian dalam agar cairan lendir terserap.

Alat swab itu kemudian dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut. Proses ini membutuhkan waktu 24 jam hingga hasilnya keluar. Lebih lama dari rapid test yang hanya hitungan menit.

Dengan fakta bahwa rapid test cenderung memiliki tingkat akurasi yang lemah, Pemerintah Indonesia dalam waktu dekat akan menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM). Tes itu memiliki tingkat akurasi setara dengan pemeriksaan swab test dengan menggunakan usapan hidung sebagai sampel. Alat TCM sendiri telah digunakan sejak tahun 2015 sebagai uji diagnostik tuberkulosis atau TBC.

Alat ini hampir tersebar di seluruh rumah sakit Indonesia, namun agar bisa digunakan untuk mendeteksi covid-19, dibutuhkan cartridge khusus yang belum banyak tersedia. Hasil tes dari metode TCM ini bisa diketahui kurang dari 1 jam, lebih cepat dari swab test yang memakan waktu sehari penuh.

Teknologi medis yang digunakan menangani wabah akan semakin memudahkan Gugus Tugas Covid-19 bekerja mendeteksi mata rantai penyebaran covid-19. Setidaknya, dengan memperkaya pengetahuan tentang istilah medis seperti rapid test dan swab test, masyarakat tidak perlu ragu-ragu apabila harus menjalani tes corona. Hingga memasuki bulan keempat masa pandemi corona, kasus positif covid-19 masih terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Itu menjadi pengingat agar masyarakat tetap waspada dengan terus mematuhi protokol kesehatan. (M Yusuf Ashari)

Tags: #headlineCoronaCovid-19Pandemi
Previous Post

Obrolan Muralis Dunia Farhan Siki bersama Kurator Bambang Asrini Wijanarko

Next Post

Masker Tak Memenuhi Syarat untuk Naik Kereta Api

Next Post
Masker Tak Memenuhi Syarat untuk Naik Kereta Api

Masker Tak Memenuhi Syarat untuk Naik Kereta Api

Kotak Suara Pilkada Serentak Diperbanyak

Kotak Suara Pilkada Serentak Diperbanyak

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA