• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Sunday, 8 March 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home PEOPLE

Gus An’im Salurkan Bantuan Irigasi untuk Petani Kediri

18 Feb 2025
in PEOPLE
Reading Time: 2 mins read
0
Gus An’im Salurkan Bantuan Irigasi untuk Petani Kediri

Serah terima program P3-TGAI di Balai Desa Badal Pandean. (Foto: Dimas Eka Wijaya/Kediripedia.com)

SALURAN irigasi sepanjang lebih dari 1000 meter membentang di area persawahan Desa Badal Pandean, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Laju air kini tak lagi terhalang lumpur dan rumput liar. Para petani bisa menghemat biaya pengairan, tak perlu mengandalkan pompa disel.

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) itu mulai dikerjakan pada 2023. Proyek ini terlaksana dari kegiatan serap aspirasi An’im Falachuddin Mahrus, Wakil Ketua Komisi 8 DPR RI fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Jelajahi pustaka Kediripedia

Kiai Ngliman, Guru Ngaji Pemberontak Tanam Paksa di Nganjuk

Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

Dari Fujian Cina, Suku Hokkian Bertahan di Kediri

Serah terima program tersebut digelar pada Selasa, 18 Februari 2025 di Balai Desa Badal Pandean. Acara dihadiri para petani, perangkat desa, dan pengurus Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa).  Selain Badal Pandean, program ini juga diperoleh desa-desa di Kecamatan Ngadiluwih, Kras, dan Kandat. Di antaranya, Badal, Ngadiluwih, Banjarejo, Mangunrejo, Banggle, Seketi, Tales, Mojosari, Ringinsari, Pule, dan Tegalan.

“Alhamdulillah, program ini telah terwujud di beberapa desa. Semoga dengan adanya program ini bisa memudahkan petani mengairi persawahan,” kata An’im Falachuddin Mahrus, atau yang akrab disapa Gus An’im.

Salah satu pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo itu berharap, infrastruktur pengairan yang telah dibangun bisa meningkatkan hasil panen. Sehingga, program ini dapat mendukung instruksi presiden tentang Swasembada pangan.

Pria 60 tahun itu menambahkan, terwujudnya program ini berawal dari aspirasi masyarakat. Sebagai wakil rakyat dari fraksi PKB, dia menyampaikan usulan itu pada Kementerian Pekerjaan Umum.

“Tahun lalu kami mengajukan, di tahun yang sama program bisa langsung dikerjakan,” kata Gus An’im.

Pada acara penyerahan program ini, dia kembali menampung aspirasi program aliran listrik di persawahan. Fasilitas tersebut amat penting bagi petani ketika memasuki musim kemarau. Para petani menggunakan pompa listrik untuk irigasi sawah, sebab sumber air tak mengalir.

Gus An’im akan berupaya menyampaikan usulan tersebut. Saat ini, dia tidak lagi duduk di Komisi 5 DPR RI, melainkan di Komisi 8 yang bergerak di bidang agama, sosial, pemberdayaan masyarakat dan perlindungan perempuan. Dia tidak menjanjikan program ini bisa segera terlaksana lantaran efisiensi anggaran untuk Makan Siang Bergizi (MBG).

“Saat ini jalur irigasi yang belum dibangun sekitar 30 persen saja,” kata Zainudin, Kepala Desa Badal Pandean. 

Program saluran irigasi ini sudah dikerjakan pada tahun 2023 dengan panjang 512 meter saluran irigasi tersier. Sedangkan pada tahun 2024, saluran itu ditambah dengan panjang 576 meter.

Menurut Zainudin, adanya program P3-TGAI ini sangat membantu para petani. Dia berharap, bantuan pertanian bisa diwujudkan lagi di tahun 2025. (Dimas Eka Wijaya)

Tags: #headline#Kediri
Previous Post

Perekaman KTP Elektronik Warga Kota Kediri Mencapai 99,89 Persen

Next Post

Gus An’im Pastikan Program Bedah Rumah Amanah

Next Post
Gus An’im Pastikan Program Bedah Rumah Amanah

Gus An'im Pastikan Program Bedah Rumah Amanah

Masjid Bayem Berdiri di Atas Pabrik Tua Belanda

Masjid Bayem Berdiri di Atas Pabrik Tua Belanda

Discussion about this post

JELAJAHI

  • BISNIS (111)
  • DESTINASI (113)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (224)
  • PEOPLE (246)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA