SEJUMLAH masyarakat penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berkumpul di Balai RW 04, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Program ini disalurkan pada warga berpenghasilan rendah agar mendapatkan hunian yang layak.
Para penerima manfaat bedah rumah itu berasal dari Kelurahan Pojok, Sukorame, dan Lirboyo. Prosesi serah terima program ini dihadiri An’im Falachuddin Mahrus, atau yang akrab disapa Gus An’im, Wakil Ketua Komisi 8 DPR RI, dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Alhamdulillah, karena tim pengawas juga bekerja dengan baik, tidak ada penyelewengan anggaran di program ini,” kata Gus An’im, Selasa 18 Februari 2025.
Menurutnya, program ini dikerjakan tepat waktu. Dia mengusulkan BSPS pada awal tahun 2024, kemudian di akhir tahun proyek selesai dikerjakan. Pada pelaksanaannya, dia juga tidak menemukan penyelewengan anggaran.
BSPS merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat kelas bawah merenovasi rumah. Program yang dikelola Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini bertujuan mengurangi rumah tidak layak huni dan menekan angka kemiskinan.
Salah satu penerima manfaat BSPS adalah Arianto. Dia merasa bersyukur dengan terwujudnya program ini. Atap rumahnya yang sering bocor di musim hujan telah diperbarui semua. Selain itu, beberapa bagian tembok yang retak juga diganti.
“Program BSPS sangat membantu mewujudkan rumah menjadi layak huni,” kata Ari.
Arianto berterimakasih kepada Gus An’im karena peduli dengan masyarakat. Setiap aspirasi warga diterima, lalu diupayakan agar menjadi program untuk warga Kota Kediri.
Selain BSPS, pada kegiatan ini juga diserahkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Realisasi programnya berupa pembangunan jalur irigasi sepanjang 224 meter. (Dimas Eka Wijaya)







Discussion about this post