• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Friday, 10 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home PEOPLE

Madjid Panjalu, Dalang Cilik dari Kediri

19 Apr 2025
in PEOPLE
Reading Time: 2 mins read
Madjid Panjalu, Dalang Cilik dari Kediri

Madjid Panjalu, dalang cilik asal Kediri tengah mementaskan Wayang Cekli. (Foto: Dokumen Pribadi Sunarno)

DI umurnya yang baru menginjak 10 tahun, Madjid Panjalu,kerap mementaskan wayang di berbagai acara komunitas di Kediri, Jombang, dan Nganjuk. Bahkan pada tahun 2023, dalang cilik itu tampil di Malaysia.

“Awal tampil deg-degan, gemetar,” kata Madjid, Selasa 7 April 2025.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Warga Buka Blokade TPA Klotok, Pembuangan Sampah Kota Kediri Normal

Warga Pojok Blokade TPA Klotok, Sampah se-Kota Kediri Menggunung

Kiai Ngliman, Guru Ngaji Pemberontak Tanam Paksa di Nganjuk

Putra pasangan Sunarno dan Ulya ini mulai tertarik dengan dunia pewayangan pada usia 5 tahun. Hal itu bermula ketika setiap malam ayahnya memutar wayang di Youtube sebagai pengantar tidur. Kebiasaan tersebut menarik minat Madjid mengenal dunia wayang lebih luas.

Sejak saat itu, Madjid mulai dikenalkan pada karakter-karakter wayang dan makna filosofis di baliknya. Dia juga diajak bertemu dengan para dalang, berkunjung ke ISI Solo, dan Taman Budaya Solo.

Dari mulanya hanya tertarik menonton, Madjid akhirnya terdorong untuk mementaskan wayang. Awalnya, dia tampil di lingkungan tempat tinggalnya sehari-hari yaitu di Sekolah Alam Ramadhani, Mojoroto Kota Kediri. Berkat kepiawaiannya memainkan wayang, Madjid mulai dikenal sebagai dalang cilik. Dia makin sering tampil di acara komunitas, diundang di kegiatan lembaga pemerintahan, hingga tampil di Festival Janda Baik di Pahang Malaysia.

 “Setelah sering pentas jadi senang, apalagi banyak yang nonton,” ujar anak kelas 4 SD itu.

Selain menampilkan cerita klasik, bocah kelahiran 11 September 2014 itu kerap menyisipkan isu-isu kontemporer. Misal dalam lakon “Gemati Marang Bumi” yang mengangkat fenomena perubahan iklim, serta “Nguripi Kali Brantas” yang menyuarakan pentingnya menjaga kebersihan sungai.

Gaya pementasan Madjid mengusung konsep Wayang Cekli. Versi pertunjukan wayang ini lebih singkat, padat, dan tak terlalu banyak iringan gamelan. Cerita yang dibawakan cenderung sederhana agar mudah dimainkan. Sebagian besar teks pementasan ditulis ayahnya. Namun, ketika pentas Madjid tak jarang berimprovisasi.

Inspirasi Madjid memainkan wayang yaitu Ki Sigid Ariyanto. Dalang bergaya Surakarta ini terkenal dengan teknik sabet yang luwes dan ekspresif.

“Paling seneng sama Pak Sigid karena sabetannya bagus. Aku juga pakai gagrak Surakarta kayak beliau,” ujar Madjid.

Perjalanan Madjid sebagai dalang cilik tak lepas dari bimbingan keluarga, guru, dan komunitas seni. Namun, di usianya yang masih anak-anak suasana hati atau moodnya kerap berubah-ubah. Jika dalam latihan tiba-tiba tak kondusif, terkadang dia tak mau melanjutkan. 

“Kalau misalkan mogok. Ya sudah, latihan berhenti dulu, menunggu mood senang bergembiranya kembali,” ujar Sunarno, ayah Madjid.

Dia menambahkan, sebagai orang tua, terkadang ada godaan untuk otoriter. Namun, upaya memaksa dan menekan Madjid sebisa mungkin dihindari. Lebih baik, anak diajak komunikasi interaktif, sembari memahami alam pikiran, emosional, gaya belajar, serta perilakunya.

Di usia anak-anak, Madjid dibebaskan bermain sesuai kesukaannya. Dia kini gemar bermain sepak bola dan miniatur bus, sembari terus mengasah kemampuan mendalang. 

Beberapa video pementasan Madjid diunggah ke kanal YouTube Dunia Madjid. Salah satunya, lakon Salya Gugur yang bisa dimanfaatkan orang tua sebagai media literasi anak-anak. (Junio Boy Smara Dinso, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP Kediri, sedang magang di Kediripedia.com)

Tags: #headline#Kediri#people
Previous Post

Wali Kota Kediri Melarang Acara Wisuda Sekolah

Next Post

Wali Kota Vinanda Luncurkan Angkutan Khusus Siswa Disabilitas

Next Post
Wali Kota Vinanda Luncurkan Angkutan Khusus Siswa Disabilitas

Wali Kota Vinanda Luncurkan Angkutan Khusus Siswa Disabilitas

Ribuan Orang Mati, Rumah Warga Dihancurkan Saat Wabah Pes Menyerang

Ribuan Orang Mati, Rumah Warga Dihancurkan Saat Wabah Pes Menyerang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA