• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Sunday, 18 January 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home DESTINASI

Monumen Sepur Lempung di Stasiun Kediri Diresmikan

23 Sep 2024
in DESTINASI
Reading Time: 2 mins read
0
Monumen Sepur Lempung di Stasiun Kediri Diresmikan

Peresmian monumen di depan Stasiun Kediri. (Foto: Diskominfo Kota Kediri)

WAJAH Stasiun Kediri kini berubah dengan berdirinya monumen kereta api.  Keberadaan lokomotif uap seri C1140 produksi Jerman tahun 1891 tak hanya jadi landmark maupun lokasi berfoto. Di baliknya terdapat nilai-nilai sejarah, sebagai tulang punggung perekonomian Kediri di masa lalu.

Lokomotif berusia 133 tahun itu diletakkan di Stasiun Kediri karena dulu pernah berkontribusi dalam pengembangan transportasi di Jawa Timur. Kereta yang biasa disebut “Sepur Lempung” ini berjasa menghubungkan kota-kota seperti Surabaya, Malang, Madiun, dan Kediri.  Monumen lokomotif uap tersebut diresmikan pada Kamis, 19 September 2024, yang dihadiri Pj Wali Kota Kediri Zanariah, serta Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Patung Macan Kediri dan Menara Eiffel Prancis, Dicemooh Lalu Dipuja

Huruf Era Kediri Kuno Mempercantik Jembatan Brawijaya

Lawadan, Prasasti yang Menandai Tulungagung Menjadi Wilayah Merdeka

“Selain penghormatan terhadap sejarah perkeretaapian di Kediri, monumen ini sebagai pengingat akan pentingnya transportasi kereta api baik dari aspek ekonomi maupun sosial,” kata Pj Wali Kota Kediri, Zanariah.

Berdirinya landmark baru itu harapannya menambah keindahan Stasiun Kediri. Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya yaitu perawatan, kebersihan, dan kerapian di sekitar area stasiun.

Lokomotif C 1140 ini memiliki berat 33,6 ton dengan kecepatan maksimum 50 km/jam. Pendirian monumen ini merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah perkeretaapian. Keberadaannya menjadi simbol transformasi lokomotif uap menuju era kereta modern.

“Penataan stasiun ini merupakan salah satu bentuk transformasi layanan, yang mana PT.KAI ingin menjaga layanan agar lebih nyaman, manusiawi, dan berkonsep green sustainability,” kata Didiek Hartantyo, Dirut PT KAI.

Dia menambahkan, lokomotif ini merupakan kado dari PT KAI yang akan merayakan ulang tahun ke-79 pada 28 September 2024. PT KAI juga akan terus mendukung program Pemerintah Kota Kediri untuk menghijaukan seluruh wilayah kereta api dengan menanam pohon Mangga Podang.

Selain monumen, PT KAI juga menata ulang kawasan Stasiun Kediri. Di antaranya, dengan memperluas area parkir dan menyediakan akses jalan alternatif.

Perombakan wajah Stasiun Kediri ini dilakukan sebagai upaya penunjang transportasi kereta api yang  mempunyai peran signifikan bagi perekonomian. Dari tahun ke tahun, jumlah pengguna kereta api di Kediri semakin meningkat. Rata-rata pelanggan kereta jarak jauh sebanyak 700 orang per hari, sedangkan untuk kelas lokal ekonomi sebanyak 1200 orang per hari. (Dimas Eka Wijaya)

Tags: #headline#Kediri
Previous Post

Perbedaan Data Pusat dan Daerah Diselaraskan di Kota Kediri

Next Post

KPU Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati Kediri

Next Post
KPU Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati Kediri

KPU Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati Kediri

Belajar Keuangan Secara Menyenangkan di Financial Festival 2024

Belajar Keuangan Secara Menyenangkan di Financial Festival 2024

Discussion about this post

JELAJAHI

  • BISNIS (110)
  • DESTINASI (112)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (223)
  • PEOPLE (242)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA