• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Tuesday, 10 March 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home EDUKASI

Pentingnya Peran Keluarga untuk Mencegah Pernikahan Dini

17 Oct 2024
in EDUKASI
Reading Time: 2 mins read
0
Enam Kelurahan di Kota Kediri Raih Penghargaan Berseri dari Pemprov Jatim

Pemerintah Kota Kediri menggelar Workshop Bina Keluarga Remaja. (Foto: Diskominfo Kota Kediri)

SEPANJANG tahun 2022-2024, sebanyak 136 anak di Kota Kediri mengajukan permohonan dispensasi kawin. Data yang diambil dari Pengadilan Agama Kota Kediri itu menunjukkan bahwa angka pernikahan dini terus menurun, namun jumlah tersebut masih mengkhawatirkan.

Untuk mencegah dampak negatif kesehatan mental remaja, Pemerintah Kota Kediri menggelar Workshop Bina Keluarga Remaja dengan tema “Orang Tua Bersahabat dengan Remaja (BERSAHAJA)”, Kamis, 10 Oktober 2024. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri ini diikuti berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari guru Bimbingan dan Konseling (BK), kader bina keluarga remaja, kader balita, kader lansia, serta perwakilan orang tua. 

Jelajahi pustaka Kediripedia

Evie, Guru Tunanetra yang Mahir Mengajar di Kelas Gelap

Murid Sekolah Alam di Kediri Kampanyekan Daur Ulang Sampah

Wamen Komdigi dan Tokoh Bangsa Mengkaji Gelap Terang Indonesia di Reuni Aktivis Pers Mahasiswa

“Kehadiran peserta baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap generasi muda di Kota Kediri,” kata Zanariah, Pj Wali Kota Kediri.

Dia menambahkan, kegiatan ini menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi remaja saat ini. Di antaranya penggunaan gawai berlebihan, paparan konten negatif, bullying, narkoba, seks bebas, kenakalan remaja, dan masalah kesehatan mental.

Upaya bersama untuk mencapai target zero pernikahan dini perlu digencarkan. Salah satu agenda penting di baliknya yaitu mengurangi kasus stunting di masa depan. Kasih sayang dan stimulasi dari orang tua memiliki dampak besar terhadap tumbuh kembang anak, termasuk rasa percaya diri, kemampuan mengelola emosi, dan pengambilan keputusan. 

“Mudah-mudahan workshop ini memberikan manfaat yang besar bagi kita semua. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang remaja. Sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, dan berprestasi,” ujar Zanariah.

Dia berharap lokakarya ini menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman, dan menghasilkan langkah konkret dalam mendukung perkembangan remaja di Kota Kediri. Zanariah mendorong orang tua, guru, dan kader untuk membangun komunikasi yang hangat dan bersahabat dengan remaja, agar mereka merasa nyaman, didengar, dan memiliki tempat untuk bercerita.

Acara ini menghadirkan dua narasumber, yakni Manajer Lembaga Perlindungan Anak Tulungagung, Dwi Rika Imayanti, dan Kepala Lab Psikologi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri, Imron Muzakki. Hadir pula Pj Ketua TP PKK Kota Kediri, Novita Bagus Alit, Wakil Rektor IV Universitas Kadiri, Talkah, Kepala DP3AP2KB, Arief Cholisudin, dan tamu undangan lainnya. (Moh. Yusro Safi’udin)

Tags: #headline#Kediri
Previous Post

161 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Kediri Direnovasi

Next Post

Enam Kelurahan di Kota Kediri Raih Penghargaan Berseri dari Pemprov Jatim

Next Post
Enam Kelurahan di Kota Kediri Raih Penghargaan Berseri dari Pemprov Jatim

Enam Kelurahan di Kota Kediri Raih Penghargaan Berseri dari Pemprov Jatim

Para Sejarawan Kediri Mengecam Penggalian Makam Kuno Burengan

Para Sejarawan Kediri Mengecam Penggalian Makam Kuno Burengan

Discussion about this post

JELAJAHI

  • BISNIS (111)
  • DESTINASI (114)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (224)
  • PEOPLE (246)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA