• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Wednesday, 14 January 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Warga Kota Kediri Kini Bisa Mengurus Izin Usaha di Kantor Kelurahan

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Warga Kota Kediri Kini Bisa Mengurus Izin Usaha di Kantor Kelurahan

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home KULTUR

Sahur Bareng Istri Gus Dur di Klenteng Kediri

31 May 2019
in KULTUR
Reading Time: 3 mins read
0
Sahur Bareng Istri Gus Dur di Klenteng Kediri

RATUSAN warga dari lintas agama dan berbagai lapisan masyarakat, duduk bersama di Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Kediri pada Jumat dini hari, 31 Mei 2019. Bersama Sinta Nuriyah, istri Presiden Indonesia Keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, mereka mengkaji kembali nilai-nilai keberagaman dan pentingnya toleransi antar umat beragama di Indonesia.

Diskusi untuk terus merawat keutuhan bangsa tersebut merupakan acara inti dari kegiatan Sahur Bareng dengan tajuk “Dengan Berpuasa Kita Padamkan Api Kebencian dan Hoaks”. Agenda tersebut dihadiri oleh para penganut agama maupun kepercayaan di kawasan Kediri. Antara lain dari kalangan umat Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII; hingga pemeluk agama Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konguchu.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Rampogan Macan, Panggung Pembunuhan yang Memicu Punahnya Harimau

Laksamana Laut Makassar yang Terasing di Pegunungan Malang

Candi Tuban, Situs Arkeologi di Tulungagung yang Dihancurkan Saat Tragedi 1965

“Acara sahur bersama ini sudah saya lakukan selama 20 tahun, sejak mendampingi Gus Dur saat masih di Istana Negara,” ujar Sinta Nuriyah.

Dalam kurun waktu dua dekade tersebut, acara sahur bareng dilaksanakan dengan mengajak para kalangan marjinal di berbagai kawasan di Indonesia. Misalnya, kaum dhuafa, tukang becak, pengamen, dan pemulung. Lokasinya pun tak berpindah-pindah: di kolong jembatan, pasar, terminal, stasiun, hingga alun-alun.

Dari upaya silaturahmi tersebut, Sinta Nuriyah mengantongi banyak hal. Termasuk, aspirasi rakyat untuk membuat kebijakan yang memberikan dampak. Sedangkan, pada kunjungannya ke Kota Kediri kali ini, sahur bareng fokus membahas tentang penguatan kembali kredo-kredo keberagaman sebagai pilar keutuhan NKRI.

Penampilan musik karawitan dari seniman muda lintas agama Cengkir Gading. (Fatikhin)

Di hadapan ratusan warga Kediri yang meriung di halaman klenteng, Sinta Nuriyah mengajak mereka untuk melakukan refleksi. Secara sederhana tapi mengena, dialog berpegang pada hal-hal prinsip. Misalnya, dengan melempar pertanyaan seputar apa definisi Bhinneka Tunggal Ika, serta makna pluralisme kepada audience.

Seperti mengisi lembar absensi murid di sekolah, Sinta Nuriyah bertanya dari suku dan agama apa saja para peserta yang hadir pada kesempatan itu. Melihat keberagaman yang nampak di forum tersebut, dia menarik kesimpulan mendasar. “Dari sini kita tahu, bahwa perbedaan inilah wajah bangsa Indonesia. Maka jangan sampai kita mudah terpecah belah,” katanya disambut tepuk tangan dari hadirin.

Dia melanjutkan, tak bisa dipungkiri virus negatif seperti dengki dan kebencian, memang selalu ada dan bertengger di setiap hati manusia. Namun, setelah meraba dan mengetahui bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, masyarakat perlu membentengi diri agar tidak mudah terhasut oleh berita bohong atau hoaks.  

Dialog keberagaman yang digelar di dekat Sungai Brantas ini diramaikan pula oleh beragam pertunjukan seni. Di antaranya Wayang Potehi Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Pencak Silat dari LDII, Akustik Tali Jiwo dari GP Ansor Kota Kediri, serta gabungan seniman muda lintas agama Cengkir Gading.

“Dengan kegiatan seperti ini, harapannya dapat menguatkan simpul-simpul kerukunan masyarakat Kediri,”kata Taufik al-Amin, Ketua Paguyuban Lintas Masyarakat (PaLM)

Menurut pegiat pluralisme ini, perbedaan merupakan kekayaan dan aset bangsa yang harus terus dirawat dan dijaga. Adanya perbedaan bukan alasan untuk saling bermusuhan dan mengumbar kebencian.

Taufik al Amin, pegiat pluralisme dan Ketua Paguyuban Lintas Masyarakat (PaLM). (Foto: Fatikhin)

Respon serupa diungkapkan oleh Prajitno Sutikno, Ketua Klenteng Tjoe Hwie Kiong. Dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan acara, baginya itu merupakan sebuah kehormatan. “Kondisi guyub semacam ini, semoga tidak hanya berlangsung di Kediri, tapi juga di kawasan lain di Indonesia,” ujarnya. (Kholisul Fatikhin)   

Tags: #headline
Previous Post

Menata Bekas Pelacuran Menjadi Kampung Dolanan

Next Post

Dua Abad Perayaan Lebaran Ketupat di Durenan Trenggalek

Next Post
Dua Abad Perayaan Lebaran Ketupat di Durenan Trenggalek

Dua Abad Perayaan Lebaran Ketupat di Durenan Trenggalek

Aplikasi Digital Menyempurnakan Kinerja Gudang Garam

Aplikasi Digital Menyempurnakan Kinerja Gudang Garam

JELAJAHI

  • BISNIS (109)
  • DESTINASI (112)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (205)
  • KULTUR (223)
  • PEOPLE (242)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA