• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Tuesday, 21 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home PEOPLE

Berkat Damkar, Ponpes Lirboyo Terhindar dari Kebakaran Hebat

05 Aug 2024
in PEOPLE
Reading Time: 2 mins read
Berkat Damkar, Ponpes Lirboyo Terhindar dari Kebakaran Hebat

Sejumlah santri membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Pondok Pesantren Lirboyo. (Foto: Yusro)

PONDOK Pesantren Lirboyo mengalami kebakaran pada Senin siang, 5 Agustus 2024. Kepulan asap tebal sempat tampak membumbung tinggi dari bangunan di selatan masjid. Beruntung, kobaran api berhasil dijinakkan oleh 5 unit kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Sekitar 2 jam selepas api padam, aktivitas pembelajaran di Pondok Lirboyo sudah kembali normal. Para santri sudah mulai mengaji di bilik-bilik pesantren. Hanya sebagian santri yang terlihat membersihkan puing-puing perabotan yang terbakar. Di antaranya kitab, kursi, meja, dan beberapa pakaian yang tampak hitam pekat.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Warga Buka Blokade TPA Klotok, Pembuangan Sampah Kota Kediri Normal

Warga Pojok Blokade TPA Klotok, Sampah se-Kota Kediri Menggunung

Kiai Ngliman, Guru Ngaji Pemberontak Tanam Paksa di Nganjuk

“Rumah yang terbakar yaitu kediaman alm. KH Marzuqi Dahlan,” kata Oing Abdul Mu’id Shohib, salah seorang pengasuh Ponpes Lirboyo.

Ulama yang akrab disapa Gus Muid itu mengatakan, sumber kebakaran berasal dari konsleting listrik. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12 siang. Salah seorang santri putri sempat mendengar suara ledakan yang kemudian disusul kobaran api dari dalam rumah.

Tak berselang lama, suara sirine mobil petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Setelah dua jam berjibaku, petugas berhasil menjinakkan si jago merah sehingga tidak merembet bangunan lain.

“Saat itu asap tebal dari terlihat dari jarak 500 meter,” kata Farid Arzaki, salah seorang warga sekitar.

Menurut Farid, saat pukul 1 siang, proses pemadaman masih berlangsung. Sekitar dua jam kemudian atau jam 3 sore, api sepenuhnya padam. Akibat kejadian ini, lalu lintas di sekitar pondok berhenti total. Ratusan orang berkerumun memadati jalan, penasaran dengan sumber kebakaran di Ponpes Lirboyo.

Rumah yang terbakar itu sehari-hari ditempati Gus Akhlis, putra bungsu KH Marzuqi Dahlan. Saat kejadian, Gus Akhlis sedang beraktivitas di luar pondok. Namun, sejumlah santri putri mengalami sesak nafas akibat terlalu banyak menghirup asap. Mereka segera dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil ambulan untuk mendapat perawatan.

“Tak ada korban jiwa, santri yang dirawat kini juga sudah kembali ke pondok,” Gus Muid.

Dia menambahkan, jumlah kerugian material belum diketahui. Yang terpenting, kebakaran ini tidak mengganggu proses belajar para santri. (Moh. Yusro Safi’udin)

Tags: #headline#santri
Previous Post

Bendon, Dusun di Jantung Kota Kediri yang Masih Melestarikan Arak-arakan Suro

Next Post

Terbit Setelah Tempo Dibredel, 30 Tahun Kemudian Gatra Tutup

Next Post
Terbit Setelah Tempo Dibredel, 30 Tahun Kemudian Gatra Tutup

Terbit Setelah Tempo Dibredel, 30 Tahun Kemudian Gatra Tutup

Lima Ribu Lebih Pengusaha Kecil Kota Kediri Menerima Bantuan Modal Usaha

Lima Ribu Lebih Pengusaha Kecil Kota Kediri Menerima Bantuan Modal Usaha

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA