• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Thursday, 11 December 2025
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Warga Kota Kediri Kini Bisa Mengurus Izin Usaha di Kantor Kelurahan

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Kerajinan Air Mata Dewa dari Lembah Gunung Wilis

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Sejumlah Bahan Pokok di Kota Kediri Turun Harga Jelang Lebaran

    Warga Kota Kediri Kini Bisa Mengurus Izin Usaha di Kantor Kelurahan

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home PEOPLE

Guru Ngaji Pesantren Tebuireng Jadi Pelawak

09 Dec 2022
in PEOPLE
Reading Time: 3 mins read
0
Guru Ngaji Pesantren Tebuireng Jadi Pelawak

Para pemain di Channel Youtube Nano Bukan Permen. (Foto: IG Ukil Kentroenk)

MESKI suka bercanda, M. Sulukhil Amin tak menyangka kini bisa berkecimpung di dunia komedi. Pria yang akrap disapa Cak Ukil ini mulai dikenal publik ketika video perdebatan antara penjual dan pembeli pentol viral di media sosial. Adegan yang dimainkan bersama Cak Silo, pelawak senior Jawa Timur itu bahkan ramai dibagikan ke Facebook, Instagram, dan Tiktok.

Uniknya, adegan cekcok yang dimainkan lewat dialog Bahasa Jawa itu tidak pernah sekalipun terlontar kata-kata umpatan. Konten video itu dapat disaksikan melalui youtube Nano Bukan Permen. Kanal ini sudah mengunggah 308 video dengan 719 ribu subscriber, serta sudah ditonton sebanyak 140 juta lebih. Aktivitas produksi kebanyakan berlokasi di kawasan Jombang.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Yayasan Tifa: Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar adalah Pelanggaran HAM Struktural

Di Munjungan Trenggalek, Undangan Nikah Dipajang di Jalan dengan Banner Mirip Caleg

Benteng Parasbang, Bukti Perlawanan Arek Malang di Kasembon

Adu mulut antara Ukil dan Silo menjadi ciri khas komedi di konten Nano Bukan Permen. Seniman bernama lengkap Sakoma P Silo itu digambarkan sebagai sosok menyebalkan, naif, dan suka memicu perdebatan. Sedangkan Ukil memainkan karakter orang serius, bijak, dan terkadang pemarah.

“Shooting konten komedi seminggu dua kali, upload tiap kamis dan minggu,” kata Cak Ukil pada Senin, 5 Desember 2022.

Lelaki 36 tahun itu memproduksi konten video di sela waktunya mengajar di Pondok Pesantren Tebuireng serta Yayasan Najatud Daroini di Kecamatan Mojoagung, Jombang. Meski kini sudah dikenal sebagai seorang komedian, Cak Ukil tak bisa meninggalkan dunia pesantren. Baginya, bekerja sebagai guru ngaji atau ustadz adalah amanah dari keluarga yang harus diteruskan.

Aktivitas Ukil selain menjadi komedian yaitu mengajar di pesantren. (Foto: IG Ukil Kentroenk)

Usai lulus kuliah di STKIP PGRI Jombang Jurusan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia, Cak Ukil sebenarnya sudah bekerja sebagai pegawai bank. Akan tetapi, ibunya berpesan agar kelak dia menjadi seorang guru. Keinginan orang tua itu tak bisa ditolak, di sela kesibukan mengajar dia juga berkarya lewat konten komedi.

“Saya menyukai dunia seni peran, di kampus dulu juga sempat ikut teater,” kata pria yang kini menjabat sebagai Ketua GP Ansor Kabupaten Jombang itu.

Dia mulai menggarap kanal youtube Nano Bukan Permen pada 2019. Selama 3 tahun mengudara, konten-konten itu mendapat apresiasi dari penonton, mereka tertarik dengan adegan lucu yang dimainkan para aktor. Selain Ukil dan Silo, ada juga Dika, Dara, serta Nano.

Cak Ukil kini menjabat sebagai Ketua GP Ansor Kabupaten Jombang. (Foto: IG Ukil Kentroenk)

Di proses penggarapan naskah, mereka menyelipkan pesan-pesan bernuansa dakwah. Di antaranya, menghargai tetangga, kejujuran, menghindari perbuatan syirik, serta pelajaran lainnya dari kehidupan sehari-hari. Ide menyampaikan pesan kebaikan itu dirancang bersama Silo, serta anaknya Nano.

“Cak Silo itu guru saya, pengalamannya di dunia komedi sangat banyak,” kata Ukil.

Dia sudah menjadi penggemar Cak Silo sejak namanya dikenal di program Ngelantur yang tayang di JTV. Ukil dan Silo akhirnya dipertemukan lewat sebuah acara di BPS TV yang dikelola pengasuh Pesantren Tebuireng. Mereka akhirnya sering bertemu, lalu memproduksi konten komedi hingga sekarang.

Menurut Ukil, penonton jangan salah sangka, sosok Silo di konten amat berbeda dengan kenyataan. Di video yang banyak beredar, dia memang berkarakter menyebalkan. Namun, di kehidupan nyata dia berjiwa sosial, ramah, humoris, sederhana, dan suka diajak berdiskusi.

“Niat awal kami cuma menghibur, kalau ternyata menghasilkan anggap saja itu bonus,” ujar Nano, pengelola channel Nano Bukan Permen.

Kerja keras menghadirkan konten yang tetap menjunjung tinggi nilai kesopanan berbahasa itu terbayar dengan melonjaknya jumlah penonton dan subscriber. Kebanyakan penggemar berasal dari kalangan pekerja migran di luar negeri. Lewat video yang diproduksi Ukil, Silo, dan kru lainnya, rasa rindu mereka akan kampung halaman terobati. Tim Nano Bukan Permen kini juga kerap dimintai instansi pemerintah maupun swasta membuat video yang menghibur, sekaligus berisi pesan-pesan kebaikan. (Muh. Naufal Nurzakiy, Mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama IAIN Kediri, sedang magang di Kediripedia.com)

Tags: #headline#jombang#tebuireng
Previous Post

Pegunungan Karst Tulungagung Diusulkan Menjadi Museum Kehidupan Manusia Purba

Next Post

50 Ribu Scooterist dari Seluruh Indonesia Banjiri KSF 5

Next Post
50 Ribu Scooterist dari Seluruh Indonesia Banjiri KSF 5

50 Ribu Scooterist dari Seluruh Indonesia Banjiri KSF 5

Siswa SMP Menjuarai Balapan Vespa Fun Cross KSF 5

Siswa SMP Menjuarai Balapan Vespa Fun Cross KSF 5

Discussion about this post

JELAJAHI

  • BISNIS (109)
  • DESTINASI (109)
  • EDUKASI (92)
  • KOMUNITAS (204)
  • KULTUR (221)
  • PEOPLE (242)
  • SURYAPEDIA (87)
  • Uncategorized (7)
  • Video (2)
Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA