• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Sunday, 19 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home PEOPLE

SI TUKANG RAKIT YANG SUKA MENGINTIP KERATON (Tulisan II)

27 Jul 2015
in PEOPLE
Reading Time: 1 min read
SI TUKANG RAKIT YANG SUKA MENGINTIP KERATON (Tulisan II)

Perjalanan panjang Kediri melahirkan banyak hal yang kelak mengawali keberlangsungan sejarah berikutnya. Seperti arus sungai yang susul-menyusul, sejarah Kediri bergerak dalam lapisan-lapisan tebal, panjang, kerap tak saling berhubungan. Salah satu noktah yang turut mewarnai peradaban yang beragam itu adalah sosok Tan Khoen Swie, lelaki Cina yang turut memahatkan keniscayaan berubahnya tradisi lesan ke dalam tradisi tulis. Bagaimana sepak terjang Tan di semak-belukar sejarah Kediri, Dwidjo U. Maksum melakukan penelusuran yang kemudian diracik secara bersambung untuk para pembaca kediripedia.com di manapun berada.

Menurut Gani, tak ada yang tahu persis kapan Tan Khoen Swie dilahirkan. Namun dari berbagai referensi, diperkirakan Tan lahir di Wonogiri, Jawa tengah sekitar tahun 1833, dan meninggal pada tahun 1953 di Kediri. Jasadnya disemayamkan di bong (pemakaman) Cina di lereng Gunung Klotok, Kota Kediri.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Warga Buka Blokade TPA Klotok, Pembuangan Sampah Kota Kediri Normal

Warga Pojok Blokade TPA Klotok, Sampah se-Kota Kediri Menggunung

Kiai Ngliman, Guru Ngaji Pemberontak Tanam Paksa di Nganjuk

Courtesy: drg, J Sutjahjo Gani
Courtesy: drg, J Sutjahjo Gani

“Menurut cerita para sesepuh keluarga kami, Tan Khoen Swie adalah pengurus Kioe Kok Thwan, organisasi masyarakat Tionghoa di Kediri,” kata Gani.

Sebelum datang ke Kediri, Tan bekerja sebagai tukang rakit penyeberangan di Bengawan Solo. Dia tak pernah mengenyam pendidikan di sekolah formal. Kemampuan baca tulis diperoleh dari seseorang yang setiap hari mengajar di Keraton Solo. Setelah mengantar orang menyeberang,  Tan Khoen Swie mengintip pelajaran budaya Jawa yang diajarkan di keraton. Suatu hari dia ketahuan mengintip. karena ketika sang guru memberi pertanyaan, tidak ada murid di keraton yang bisa menjawab. Dari atas rakit, Tan Khoen Swie menjawab pertanyaan tersebut, dan benar.

“Oleh sang guru, Tan dipanggil dan disuruh ikut belajar di keraton,” kisah Gani. (Dwidjo U. Maksum) bersambung ~~~

Tulisan selanjutnya:RAMBUT GONDRONG SIMBOL PERLAWANAN (Tulisan III)

 

Tags: #KediriHeritage#TanKhoenSwie#WisataBudaya
Previous Post

Rangin, Kue Anti Masuk Angin

Next Post

SERIAL TAN KHOEN SWIE: RAMBUT GONDRONG SIMBOL PERLAWANAN (Tulisan III)

Next Post
SERIAL TAN KHOEN SWIE: RAMBUT GONDRONG SIMBOL PERLAWANAN (Tulisan III)

SERIAL TAN KHOEN SWIE: RAMBUT GONDRONG SIMBOL PERLAWANAN (Tulisan III)

SERIAL TAN KHOEN SWIE: MELAWAN TIRANI PENJAJAH DENGAN BUKU (Tulisan IV)

SERIAL TAN KHOEN SWIE: MELAWAN TIRANI PENJAJAH DENGAN BUKU (Tulisan IV)

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA