• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Sunday, 19 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home DESTINASI

Ada Patung Dewa Mak Co di Tepi Sungai Brantas Kediri

09 Nov 2022
in DESTINASI
Reading Time: 3 mins read
Ada Patung Dewa Mak Co di Tepi Sungai Brantas Kediri

Patung Dewa Mak Co di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri. (Foto: Azka)

BARANGKALI masih banyak masyarakat Kota Kediri belum tahu jika di tepi Sungai Brantas ada patung berukuran cukup besar. Letaknya tersembunyi, berada di kompleks klenteng Tjoe Hwie Kiong. Dengan posisi menghadap ke arah barat, membuat keberadaannya hanya bisa dilihat dari kawasan jalan dekat Pondok Pesantren Wahidiyah, Kedunglo, Bandar Lor, Mojoroto, Kota Kediri.

Berdiri sejak 5 Oktober 2011, patung batu setinggi hampir 5 meter dan berbobot 18,5 ton itu dibawa dari Buthien, China. Dengan ornamen khas kerajaan China, sosok bernama Thain Shang Sen Mu itu digambarkan sebagai perempuan bangsawan lengkap dengan mahkota dan jubah kerajaan.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Gunung Sari, Makam di Antara Kisah Laskar Diponegoro dan Sekartaji

Pecinan Menghadap Kali Brantas, Konsep Kota Riverfront di Kediri

Patung Macan Kediri dan Menara Eiffel Prancis, Dicemooh Lalu Dipuja

“Para wisatawan dan pengunjung klenteng Tjoe Hwie Kiong dipersilahkan memotret patung Mak Co sebagai pelengkap dokomentasi,” kata Parjitno Sutikno, Ketua Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Selasa, 11 Oktober 2022.

Penganut ajaran Tri Dharma menyebut Thain Shang Sen Mu dengan nama populer Mak Co. Dalam kepercayaan masyarakat China, dewa Mak Co adalah anak nelayan yang mempunyai keahlian di bidang astronomi sehingga bisa memperkirakan cuaca. Selain itu juga bisa menyembuhkan penyakit.

Di klenteng Tjoe Hwie Kiong, ada 18 dewa yang dianut. Namun Dewa Mak Co adalah dewa pertama yang disembah. Thain Shang Sen Mu menjadi tuan rumah atau dewa besar di kelenteng Tjoe Hwie Kiong.

Prajitno Sutikno, Ketua klenteng Tjoe Hwie Kiong. (Foto: Dok pribadi Prajitno)

Di Indonesia, Dewa Mak Co dikenal melalui para saudagar China. Keberadaan Kota Kediri yang dulu juga menjadi bandar atau pelabuhan perdagangan membuat nama Mak Co juga ikut masuk. Para pedagang China membawa patung Thain Shang Sen Mu atau Mak Co dan menjualnya sebagai sesembahan. Ia diyakini bisa menolong seseorang ketika mengalami musibah dalam perjalanan.

“Dari kisah masuknya Dewa Mak Co dapat diketahui jika interaksi orang Kediri dan China sudah berlangsung sejak ribuan tahun silam,” ujar Sigit Widiatmoko, Dosen Sejarah Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri.

Etnis Tionghoa dikenal mempunyai daya jelajah hingga ke seluruh penjuru dunia. Kawasan Kediri tak luput dari kunjungan mereka karena daerah yang dibelah Sungai Brantas ini memiliki komoditas pertanian berkualitas. Dari catatan pedagang China, diketahui jika Kediri adalah daerah penghasil beras dan rempah-rempah.

Sigit menerangkan, interaksi antara masyarakat Kediri dan China menghasilkan pertukaran budaya yang masif. Misalnya, di dunia kuliner muncul ragam makanan seperti bakso, bakpau, bakmi, dan bakpia. Orang-orang China tersebut akhirnya mendirikan permukiman yang dikenal dengan pecinan.

“Ketika sudah muncul permukiman, secara otomatis sistem kepercayaan juga ikut dibawa, di Kediri ada Mak Co yang dianggap sebagai dewa penolong,” kata Sigit.

Patung Makco menghadap ke Sungai Brantas. (Foto: Azka)

Patung Mak Co di kelenteng Tjoe Hwie Kiong sama persis seperti patung yang ada di negara asalnya. Jika dilihat dari garis lintangnya, patung Mak Co menghadap ke Pulau Meizhou di Provinsi Fujian, China yang menjadi tempat kelahiran Mak Co. Sedangkan yang di Kediri menghadap Sungai Brantas.

Klenteng Tjoe Hwie Kiong dipilih menjadi lokasi penempatan patung Mak Co karena merupakan pusat peribadatan masyarakat penganut Tri Dharma. Berdiri pada tahun 1817, klenteng di Jalan Yos Sudarso 148, Kelurahan Pakelan ini termasuk bangunan cagar budaya di Kota Kediri. (Azka Syarofi Mukhtar, Mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama IAIN Kediri, sedang magang di Kediripedia.com)

Tags: #headlineklenthengmak cosungai brantas
Previous Post

Melacak Jejak Laskar Hizbullah

Next Post

Terinspirasi Kisah Nabi, Dokter di Kediri Resign dari PNS

Next Post
Terinspirasi Kisah Nabi, Dokter di Kediri Resign dari PNS

Terinspirasi Kisah Nabi, Dokter di Kediri Resign dari PNS

Dewan Pers dan Polri Sepakat Hilangkan Kriminalisasi Jurnalis

Dewan Pers dan Polri Sepakat Hilangkan Kriminalisasi Jurnalis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA