• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Friday, 8 May 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home KULTUR

Alumni Pers Mahasiswa Menolak Kejahatan Politik

28 Aug 2023
in KULTUR
Reading Time: 2 mins read
Alumni Pers Mahasiswa Menolak Kejahatan Politik

Alumni Pers Mahasiswa berkumpul kembali di Jogjakarta. (Foto: FAA PPMI)

MANTAN aktivis pers mahasiswa (persma) dari seluruh Indonesia berkumpul di kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Sabtu, 26 Agustus 2023. Di Jogja, mereka membicarakan kondisi kebangsaan dari berbagai perspektif. Alumni persma itu juga merumuskan gagasan bagi perbaikan kondisi Indonesia memasuki tahun politik 2024.

Acara bertajuk “Reuni Alumni Pers Mahasiswa untuk Indonesia” ini dihadiri seratus lebih mantan aktivis persma dari berbagai lapis generasi. Kini, mereka tergabung dalam Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (FAA PPMI).

Jelajahi pustaka Kediripedia

Teka Teki Siti Inggil, Candi di Dekat Pondok Lirboyo

Pemicu Kota dan Kabupaten Kediri Terpisah

Film Tragedi 1965 Blitar Diputar di Prancis dan Jerman

“Alumni pers mahasiswa harus memiliki sikap politik yang jelas. Jangan sampai perbedaan politik menyebabkan perpecahan,” kata Rommy Fibri, Majelis Pertimbangan Organisasi FAA PPMI, Sabtu, 26 Agustus 2023.

FAA PPMI berdiri pada 24 Januari 2015 sebagai wadah berkumpulnya kembali para alumni Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. Terdapat ribuan alumni pers mahasiswa anggota FAA PPMI yang tersebar ke berbagai profesi dan pekerjaan seperti politisi, peneliti, jurnalis, pengusaha, birokrat, dan sebagainya. Tidak sedikit dari mereka telah menjadi tokoh nasional.

Hingga saat ini, para mantan aktivis pers kampus berkomitmen dan berupaya menjaga idealisme. Dari berbagai latar belakang profesi, mereka menyatukan pandangan tentang arah bangsa. Di antaranya, merumuskan sikap di tahun politik yang akan menentukan nasib bangsa ini 5-10 tahun ke depan.

“Dari pelbagai kalangan, kita bersama-sama mencari, memetakan, dan merumuskan penyelesaian persoalan bangsa,” ujar Agung Sedayu, Ketua Umum FAA PPMI.

Mengumpulkan ratusan tokoh alumni pers mahasiswa dalam satu kegiatan bukan hal yang mudah. Berkat kerja sama, sinergi para alumni PPMI, dan bantuan tidak mengikat dari sejumlah pihak, acara ini bisa terselenggara dengan baik.

“Kami mengutamakan pendanaan mandiri dari para alumni, membatasi penggunaan dana dari luar untuk menghindari konflik kepentingan menjelang pemilihan umum 2024,” kata Mustakim, Ketua Pelaksana Reuni FAA PPMI.

Rangkaian acara dimulai dengan diskusi bertajuk “Memetakan Sumbangsih Alumni Pers Mahasiswa untuk Indonesia”. Pembicara diskusi tersebut adalah Didik Supriyanto, Mantan Ketua Perludem dan mantan anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu; Sri Wiyanti Eddyono, Kaprodi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada; Hasan Aoni Aziz US, Budayawan dan Pendiri Omah Dongeng Marwah; Anas Alimi, Promotor Musik; dan Asep Wahyu, Pengusaha.

Dari diskusi itu, mereka merumuskan sejumlah rekomendasi bagi Indonesia. Di antaranya,

1. Mendorong media untuk menjalankan tugas dan fungsinya secara independen dan profesional.

2. Menyerukan agar para bakal calon presiden dan wakil presiden tidak saling menyerang dan tidak saling menjatuhkan untuk menciptakan Pemilu damai.

3. Menolak kejahatan politik dalam bentuk apapun.

4. Mendorong penegakan hukum dan pemberantasan korupsi secara independen dan profesional.

5. Menolak penindasan terhadap kelompok minoritas atas nama apapun dan dalam bentuk apapun.

(Kholisul Fatikhin)

Tags: #headline#mahasiswa#persmahasiswa#politik
Previous Post

Mantan Aktivis Pers Mahasiswa Berkumpul di Jogja

Next Post

Ekspedisi Indonesia Baru Finis

Next Post
Ekspedisi Indonesia Baru Finis

Ekspedisi Indonesia Baru Finis

Secuil Kisah Perjuangan Petani Kopi di Lereng Gunung Arjuna

Secuil Kisah Perjuangan Petani Kopi di Lereng Gunung Arjuna

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA