• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Sunday, 10 May 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home DESTINASI

Warga Kota Kediri Belum Bisa Menikmati Keindahan Alun-alun Akibat Sengketa

23 May 2024
in DESTINASI
Reading Time: 3 mins read
Warga Kota Kediri Belum Bisa Menikmati Keindahan Alun-alun Akibat Sengketa

Sejumlah warga berada di dekat pagar proyek Revitalisasi Alun-alun Kota Kediri. (Foto: Dimas)

PAGAR seng setinggi 2 meter menutupi kawasan Alun-alun Kota Kediri. Dari kejauhan hanya tampak bangunan lantai dua berdinding plester semen, tanpa jendela dan pintu. Sedangkan seluruh area alun-alun dipenuhi tanaman perdu serta potongan-potongan kayu sisa konstruksi. Direncanakan selesai pada Desember 2023, proyek revitalisasi senilai 17,9 miliar itu kini terbengkalai.

“Saat ini belum bisa memastikan kapan akan dilanjutkan,” kata Endang Kartika Sari, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, ketika dihubungi Kediripedia.com via chat whatsapp, Rabu 22 Mei 2024.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Gunung Sari, Makam di Antara Kisah Laskar Diponegoro dan Sekartaji

Pecinan Menghadap Kali Brantas, Konsep Kota Riverfront di Kediri

Patung Macan Kediri dan Menara Eiffel Prancis, Dicemooh Lalu Dipuja

Endang membenarkan bahwa proses pembangunan mandek ketika Dinas PUPR Kota Kediri memutus kontrak kerja pemenang tender pada November 2023. Pihak Dinas PUPR menganggap, proyek renovasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) tidak terselesaikan dalam batas waktu yang telah ditentukan. Selain itu, kualitas bangunan juga tidak sesuai dengan spesifikasi di awal kontrak. 

Pemutusan kontrak itu pada akhirnya menimbulkan sengketa antara Dinas PUPR dan pemenang tender. Penyelesaian sengketa ini dilakukan di luar pengadilan dengan mekanisme arbitrase. Persidangan diampu oleh Lembaga Penyelesaian Sengketa (LPS) yang digelar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). 

“Pembangunan alun-alun kemungkinan akan dimulai lagi pada 2025,” kata Endang.

Kondisi Alun-alun Kota Kediri usai pembangunannya terhenti akibat sengketa. (Foto: Dimas)

Mandeknya revitalisasi RTH di timur Sungai Brantas memantik keprihatinan Ayub Wahyu Hidayatullah, anggota Komisi C DPRD Kota Kediri. Proyek mangkrak mengakibatkan tumbuhnya tanaman liar di kawasan alun-alun, sehingga mengurangi keindahan kota. 

“Situasinya dilematis, serba salah, kalau kita bersihkan rumput di sana bisa melanggar hukum karena proses sengketa belum ada titik terang,” kata Ayub.

Menurut politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, untuk sementara alun-alun sebaiknya tetap seperti itu. Sebab, proses persidangan di LKPP masih berlangsung.

Ayub Wahyu Hidayatulloh, anggota Komisi C DPRD Kota Kediri.

Akan tetapi, dia mendorong Pemerintah Kota Kediri agar segera menemukan solusi bagi Pedagang Kaki Lima (PKL). Mandeknya pengerjaan ini juga membuat lapak-lapak pedagang tidak tertata. Hal ini tentu berpengaruh pada keberlangsungan ekonomi para PKL alun-alun. 

“Sembari menunggu persidangan, pemerintah daerah harus mengatasi dampak renovasi yang mandek, utamanya yang dirasakan para PKL,” kata Ayub.

Sebelumnya, para PKL dipusatkan di utara alun-alun, namun sejak Mei 2023 dipindahkan di sebelah selatan. Jika pembangunan selesai, mereka dijanjikan akan menempati gerai lantai 2 alun-alun. Sayangnya, pengerjaan yang ditargetkan selesai pada November 2023 malah menuai sengketa. 

“Semenjak pindah omset berkurang hingga 50 persen,” kata Riyani, salah satu PKL.

Penjual ayam geprek itu menambahkan, beberapa pedagang memilih menutup kedainya karena kehabisan modal. Dia berharap, pembangunan alun-alun dapat diselesaikan agar pendapatan para pedagang kembali seperti semula. 

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Kediri mencanangkan proyek revitalisasi sebagai upaya mengembalikan alun-alun sebagai ruang publik. Di sekitar kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini rencananya berdiri pusat kuliner serta perpustakaan. Namun, kawasan yang semestinya menjadi tempat edukasi, rekreasi, dan sosialisasi masyarakat Kota Kediri itu kini malah mangkrak. (Dimas Eka Wijaya)

Tags: #headline#Kediri
Previous Post

Elemen Masyarakat Sipil Surabaya Konsolidasi Tolak RUU Penyiaran

Next Post

Era Kejayaan Raja Airlangga Diusung dalam Surabaya Vaganza 2024

Next Post
Era Kejayaan Raja Airlangga Diusung dalam Surabaya Vaganza 2024

Era Kejayaan Raja Airlangga Diusung dalam Surabaya Vaganza 2024

Keris Berusia Seribu Tahun Dipamerkan di Kediri

Keris Berusia Seribu Tahun Dipamerkan di Kediri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA