• HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
Sunday, 19 April 2026
Kediripedia.com
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Sayonara Wijang Songko, Stasiun Radio Tertua di Kota Kediri Berhenti Beroperasi

    Pusat Bisnis Opium Kediri dan Lahirnya Cina Berpangkat

    Tahu Kediri, Berkelindan Antara Mongol dan Tiongkok

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Nabatiyasa, Raksasa Minyak Kelapa Kediri yang Hilang dari Peta Industri Dunia

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

    Mahasiswa Kediri Cuan Jutaan Rupiah dari Jualan Mainan Tradisional

  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA
No Result
View All Result
Kediripedia.com
Home EDUKASI

Bau Busuk di Dekat Kampus IAIN Kediri

14 May 2024
in EDUKASI
Reading Time: 3 mins read
Bau Busuk di Dekat Kampus IAIN Kediri

Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Grosir Ngronggo Kediri. (Foto: Yusro)

SEBUAH mobil hitam tiba-tiba berhenti di dekat gerbang Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Jendela kiri kendaraan itu perlahan terbuka. Dari dalam mobil, sang pengemudi melempar dua kantong plastik ke tumpukan sampah setinggi 1 meter.

Saban hari, ratusan warga membuang sampah rumah tangga ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang berjarak sekitar 30 meter dari kampus itu. TPS wilayah Ngronggo Kota Kediri ini menjadi lokasi pembuangan sampah untuk Kelurahan Ngronggo, Rejomulyo, dan Blabak. Letak TPS berada di area Pasar Grosir Ngronggo. Saat sore hari, tumpukan sampah makin meninggi karena juga menampung limbah sayuran dan buah-buahan.

Jelajahi pustaka Kediripedia

Evie, Guru Tunanetra yang Mahir Mengajar di Kelas Gelap

Murid Sekolah Alam di Kediri Kampanyekan Daur Ulang Sampah

Wamen Komdigi dan Tokoh Bangsa Mengkaji Gelap Terang Indonesia di Reuni Aktivis Pers Mahasiswa

“Saat masuk gerbang kampus, saya sering mencium bau sampah,” kata salah satu mahasiswa IAIN Kediri, Senin 13 Mei 2024.

Menurutnya, aroma busuk makin menguar pada musim hujan. Bau sampah bahkan tercium hingga ke ruang perkuliahan di lantai tiga Fakultas Ushuluddin. Keberadaan lahan persawahan sebetulnya membuat bau sedikit mereda karena tersapu angin. Meski demikian, aroma menyengat dari TPS masih tercium saat proses pembelajaran sedang berlangsung.

Firdaus Arifaini, lulusan IAIN Kediri tahun 2016 juga mengungkapkan hal serupa. Sejak dia masuk kuliah pada 2010 hingga lulus, tumpukan sampah sudah menjadi pemandangan sehari-hari.

“Tak jarang sampah meluber hingga ke jalan,” kata Firdaus.

Pihak IAIN Kediri sebenarnya sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri. Kampus menginginkan sistem pengelolaan sampah diperbaiki, agar tidak mengganggu aktivitas belajar mahasiswa.

“Kami sudah beberapa kali menyurati DLHKP untuk segera dilakukan perbaikan, namun bau busuk tetap saja terjadi,” kata Budiyanto, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik IAIN Kediri.

Dia menambahkan, selain soal sampah, masalah juga muncul dari parkir liar di depan gedung Fakultas Ushuluddin. Para pedagang Pasar Grosir kerap memarkir kendaraan di depan gerbang masuk hingga menimbulkan kemacetan. Jalanan tersebut juga menghubungkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN)1 Kota Kediri dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri 2 Kota Kediri. Pada  jam-jam kepulangan siswa sekolah, kemacetan tak bisa dihindari.

Gedung Fakultas Ushuluddin IAIN Kediri. (Foto: Yusro)

Shaenudin, Kepala Pasar Grosir Ngronggo, membenarkan bahwa kerap menerima protes bau sampah dari kampus IAIN. Dia juga tak menampik jika bau sampah sangat menyengat, bahkan aromanya masih tercium meskipun menggunakan masker.

“Saya hanya bisa meneruskan, sampah dan parkiran sebetulnya bukan wewenang saya,” kata Shaenudin.

Dia menjelaskan, TPS di belakang Pasar Grosir itu menjadi tanggung jawab (DLHKP) Kota Kediri. Sedangkan lokasi parkir yang berada di selatan pasar merupakan wewenang Karang Taruna Kelurahan Ngronggo.

Dari catatan pengelola pasar, jumlah pedagang Pasar Grosir kini mencapai 800 orang. Terdiri dari pemilik ruko, emperan, dan pedagang kaki lima. Untuk pengelolaan sampah di dalam pasar, pembersihan rutin sudah dilakukan. Setiap pagi dan sore, sayuran dan buah-buahan busuk dikumpulkan di TPS. Dalam sehari, timbunan sampah itu dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok sebanyak tiga kali pengangkutan.

Petugas kebersihan sedang merapikan tumpukan sampah. (Foto: Yusro)

Saat Kediripedia.com hendak mengkonfirmasi sistem pengelolaan sampah di Pasar Grosir Ngronggo, Kepala DLHKP, Imam Muttaqin, tidak dapat dihubungi karena sedang rapat di luar kantor. Hanya Sentot Iswanto, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah yang berhasil ditemui Kediripedia.com.

“Saya tidak bisa memberikan statement apapun,” kata Sentot. Dia memilih diam dan menunggu instruksi dari Kepala DLHKP ketika ditanyai perihal pengelolaan TPS wilayah Ngronggo yang masih menimbulkan bau menyengat hingga ke gedung Fakultas Ushuluddin IAIN Kediri. (Moh. Yusro Safiudin)

Tags: #headline#kampus#sampah
Previous Post

Berkat Makkah Route, Jemaah Haji Tak Lagi Antre di Bandara

Next Post

Berbondong-bondong Pindah Alamat Rumah Mendekati Pagar Sekolah

Next Post
Berbondong-bondong Pindah Alamat Rumah Mendekati Pagar Sekolah

Berbondong-bondong Pindah Alamat Rumah Mendekati Pagar Sekolah

Berdirinya Unit Layanan Paspor Menguatkan Pulau Sebatik Sebagai Bagian NKRI

Berdirinya Unit Layanan Paspor Menguatkan Pulau Sebatik Sebagai Bagian NKRI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kediripedia.com

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA

KERJASAMA

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

SOSIAL MEDIA

No Result
View All Result
  • HEADLINES
  • BISNIS
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • PEOPLE
  • KULTUR
  • KOMUNITAS
  • SURYAPEDIA

© 2022 PT. KEDIRIPEDIA MEDIA UTAMA